Bos INDY Minta Persentase Royalti Batu Bara Disesuaikan

- Pewarta

Kamis, 25 Mei 2023 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PT Indika Energy Tbk (INDY), M Arsjad Rasjid PM/IST.

Direktur Utama PT Indika Energy Tbk (INDY), M Arsjad Rasjid PM/IST.

MEDIA EMITEN Emiten tambang batu bara pemegang IUPK (Ijin Usaha Pertambangan Khusus) meminta besaran persentase royalti batubara disesuaikan mengingat kebijakan itu telah menggerus laba perusahaan.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Direktur Utama PT Indika Energy Tbk (INDY), M Arsjad Rasjid PM, mengatakan bahwa besaran persentase royalti penjualan batu bara perlu mempertimbangkan kelangsungan usaha perusahaan tambang dan menjaga kepentingan pendapatan negara.

Jadi suatu angka yang akhirnya mempertemukan kepentingan pendapatan negara dan perusahaan tidak mati. Nah, angka ini yang harus di cari, equilibrium itu. Jadi kalau ditanya, pengennya pasti rendah. Tapi kita ingin angka yang adil,” katanya dalam paparan publik di Jakarta, Kamis 25 Mei 2023.

Ia menambahkan, perusahaan tambang batu bara juga tidak hanya dihadapi oleh kenaikan royalti, tapi juga kewajiban DMO (Domestic Market Obligation) sebesar 25% penjualan ke pasar dalam negeri.

DMO aja sebenarnya beban, sebab harga DMO lebih rendah dibanding di pasar. Jadi kita harus melihat secara menyeluruh,” kata dia.

Berdasarkan laporan keuangan kuaral I-2023, laba bersih INDY turun 21,4% dibanding kuartal I-2022 menjadi US$ 58,925 juta. Padahal, pendapatan tumbuh 9,1% dibanding kuartal 1- 2022 menjadi US$ 906,83 juta.

Pasalnya, beban pokok kontrak dan penjualan membengkak 24,03% menjadi USD707,74 juta. Salah satu pos pemicunya, royalti melonjak 185,2 persen menjadi USD251,6 juta.

Dampaknya, laba kotor merosot 23,4% dibanding kuartal I 2022 menjadi US$ 199,09 juta pada akhir Maret 2023.

 

Berita Terkait

Sebanyak 3,2 Juta WNI Main Judi Online, Uang Triliunan Terdeteksi Mengalir ke 20 Negara Mayoritas di Asean
Prabowo Subianto Ajak Pemerintah Negara-negara Lain untuk Desak Israel untuk Segera Hentikan Serangan
Hong Kong Tangkap 14 WNI, Kemlu Duga Jadi Korban Sindikat Pencucian Uang Modus Buka Rekening Online
Wabendum Partai Nasdem Sebut Surya Paloh Tahu Dana Kegiatan Partainya Berasal dari Anggaran Kementan
Daftar Lengkap Sebanyak 78 Pejabat Kejaksaan Agung yang Dirotasi Jaksa Agung ST Burhanuddin
Daftar Lengkap Sebanyak 78 Pejabat Kejaksaan Agung yang Dirotasi Jaksa Agung ST Burhanuddin
BNSP Teken Perjanjian Swakelola PSKK di Yogyakarta, Tingkatkan Kualitas Sertifikasi
KPK Periksa Istri Dirut PT Taspen Rina Lauwy Kosasih Soal Kasus Korupsi Bermodus Investasi Fiktif di PT Taspen
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 19 Juni 2024 - 10:25 WIB

Sebanyak 3,2 Juta WNI Main Judi Online, Uang Triliunan Terdeteksi Mengalir ke 20 Negara Mayoritas di Asean

Sabtu, 15 Juni 2024 - 15:32 WIB

Prabowo Subianto Ajak Pemerintah Negara-negara Lain untuk Desak Israel untuk Segera Hentikan Serangan

Kamis, 30 Mei 2024 - 16:29 WIB

Hong Kong Tangkap 14 WNI, Kemlu Duga Jadi Korban Sindikat Pencucian Uang Modus Buka Rekening Online

Rabu, 29 Mei 2024 - 16:06 WIB

Wabendum Partai Nasdem Sebut Surya Paloh Tahu Dana Kegiatan Partainya Berasal dari Anggaran Kementan

Senin, 27 Mei 2024 - 11:46 WIB

Daftar Lengkap Sebanyak 78 Pejabat Kejaksaan Agung yang Dirotasi Jaksa Agung ST Burhanuddin

Senin, 27 Mei 2024 - 11:24 WIB

Daftar Lengkap Sebanyak 78 Pejabat Kejaksaan Agung yang Dirotasi Jaksa Agung ST Burhanuddin

Kamis, 23 Mei 2024 - 22:07 WIB

BNSP Teken Perjanjian Swakelola PSKK di Yogyakarta, Tingkatkan Kualitas Sertifikasi

Selasa, 21 Mei 2024 - 15:33 WIB

KPK Periksa Istri Dirut PT Taspen Rina Lauwy Kosasih Soal Kasus Korupsi Bermodus Investasi Fiktif di PT Taspen

Berita Terbaru