BI Yakin Bunga The Fed Hanya Naik Sekali pada 2019-2020

- Pewarta

Jumat, 22 Maret 2019 - 01:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BI Yakin Bunga The Fed Hanya Naik Sekali pada 2019-2020

Mediaemiten.com, Jakarta – Bank Indonesia mengubah proyeksinya untuk kenaikan suku bunga acuan The Federal Reserve, Bank Sentral AS, dari dua kali untuk 2019-2020 menjadi hanya satu kali, menyusul sinyalemen “kesabaran” normalisasi yang terus diperlihatkan pimpinan The Fed, Jerome Powell.

Usai Rapat Dewan Gubernur Bank Sentral bulanan, Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Kamis (21/3/2019), mengatakan bahwa sinyalemen penundaan kenaikan suku bunga The Fed membawa imbas positif bagi perekonomian Indonesia, dengan aliran modal asing yang masuk dan tekanan yang berkurang akibat meredanya ketidakpastian.

Pada Rabu malam waktu setempat, Bank Sentral AS, The Fed pada Maret ini mempertahankan suku bunga acuan pada 2,25 – 2,5 persen atau median 2,375 persen. Penetapan suku bunga itu sesuai ekspetasi pelaku pasar. The Fed juga mengubah sinyalemen untuk arah kebijakan suku bunga dalam jangka menengah, yang menyiratkan jumlah kenaikan suku bunga acuan yang lebih rendah dalam dua tahun ke depan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejalan dengan itu, sikap Bank Sentral Eropa (ECB) juga semakin melunak (dovish) karena perkiraan perlambatan pertumbuhan ekonomi di Benua Biru dan laju inflasi yang rendah.

“Dot Plot (arah bunga acuan untuk jangka menengah) The Fed yang semula naik dua hingga tiga kali, kini hanya naik sekali. Kemudian sikap dovish (melunak) juga ditunjukkan ECB,” ujarnya.

Oleh karena perkembangan kebijakan moneter negara-negara maju itu, Bank Sentral juga pada Kamis ini mempertahankan suku bunga acuan “7-Day Reverse Repo Rate” sebesar enam persen.

Dengan dipertahankannya suku bunga acuan pada Maret ini, Bank Sentral tercatat sudah empat kali menahan suku bunga acuan di level enam persen.

Penetapan kebijakan suku bunga itu juga diiringi suku bunga fasilitas penyimpanan dana di BI (Depocit Facility/DF) 5,25 persen dan suku bunga penyediaan dana ke perbankan (Lending Facility/LF) 6,75 persen.

Meski demikian, BI masih mengorientasikan kebijakan suku bunga acuan untuk ketahanan stabilitas dari tekanan eksternal. Sementara kebijakan makroprudensial BI, ujar Perry, diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Salah satu kebijakan makroprudensial terbaru yang dilonggarkan BI adalah peningkatan rasio intermediasi makroprudensial (RIM) perbankan dari 80-92 persen menjadi 84-94 persen.

Peningkatan batas atas dan batas bawah RIM itu akan mendorong perbankan untuk lebih agresif menyalurkan kredit. Bank Sentral berharap pertumbuhan kredit dapat mencapai 12 persen atau di batas atas sasaran pertumbuhan kredit tahun ini yang sebesar 10-12 persen. (iap)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Bisnis

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Kamis, 22 Okt 2026 - 06:02 WIB