MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat 40,18 poin atau 0,57 persen ke posisi 7.133,45 pada perdagangan Selasa 16 Agustus 2022. Kenaikan tersebut didorong oleh aksi beli oleh investor asing seberar Rp 929,92 miliar di semua pasar.
Berdasarkan data RTI, saham-saham yang diborong asing antara lain, BBCA, BMRI, ASII, BBNI, MAPI, AMRT, dan ITMG. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 10,57 poin atau 1,05 persen ke posisi 1.016,36.
Pasar saham mendapat katalis positif dari pidato kenegaraan Presiden Jokowi terkait asumsi makro dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2023, dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3%-5,9%, inflasi dijaga pada kisaran 3,3%, serta defisit anggaran tahun 2023 yang direncanakan sebesar 2,85% terhadap PDB atau Rp 598,2 triliun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari luar negeri, pasar juga mendapat katalis dari risalah The Fed yang akan dirilis pada 17 Agustus. Investor memperkirakan kebijakan The Fed cenderung lebih soft mengingat inflasi AS sudah melambat, meski masih tinggi.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor meningkat dengan sektor teknologi naik paling tinggi 1,53%, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor transportasi & logistik masing-masing naik 0,65% dan 0,41%.
Sedangkan enam sektor terkoreksi, antara lain infrastruktur turun paling dalam 0,97%, diikuti sektor barang baku dan sektor energi masing-masing turun 0,79% dan 0,7%.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.356.618 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 26,51 miliar lembar saham senilai Rp13,4 triliun. Sebanyak 191 saham naik, 335 saham menurun, dan 163 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 2,87 poin atau 0,01% ke 28.868,91, Indeks Hang Seng turun 210,34 poin atau 1,05% ke 19.830,52, dan Indeks Straits Times terkoreksi 4,02 poin atau 0,12% ke 3.252,8.







