MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melonjak 79,11 poin atau 1,17% ke posisi 6.839,4 pada akhir perdagangan Rabu 29 Maret 2023. Kenaikan IHSG disertai aksi borong oleh investor asing.
Berdasarkan data RTI, investor asing mencatatkan pembelian bersih (net foreign buy) senilai Rp 1,14 triliun di seluruh pasar, dan Rp1,64 triliun di pasar reguler.
Net foreign buy terbanyak terjadi di saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 459,34 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 286,66 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 251,87 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 161,13 miliar, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 137,68 miliar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sedangkan saham yang mengalami penjualan bersih (net sell) terbanyak antara lain, saham PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) senilai Rp 546,98 miliar, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Rp 41,82 miliar, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 40,73 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 24,68 miliar, dan PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP) Rp 23,16 miliar.
Penguatan IHSG seiring dengan menguatnya bursa saham regional menyusul redanya kekhawatiran terhadap krisis perbankan global pasca kesepakatan untuk membeli Silicon Valley Bank oleh First Citizens BancShares Inc.
Presiden AS Joe Biden menyampaikan bahwa ia telah melakukan segala sesuatu yang mungkin untuk mengatasi guncangan keuangan di Negeri Paman Sam tersebut.
Dari dalam negeri, DPR RI resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (Perpu Cipta Kerja).
Pasar berharap pengesahan Perpu Cipta Kerja tersebut bisa menopang kemudahan investasi di dalam negeri, sehingga membuat iklim ekonomi dan bisnis dalam negeri lebih membaik ke depan.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor menguat dipimpin sektor energi yang naik 2,3%, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor barang keuangan yang masing-masing naik 1,59% dan 1,27%. Sedangkan, dua sektor melemah yaitu sektor properti sebesar 0,4% dan sektor teknologi sebesar 0,54%.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu IATA, FILM, SAGE, WIFI, dan KPIG. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni BPTR, DNMX, MEDS, KRYA dan TAYS.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.710.036 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,12 miliar lembar saham senilai Rp11,32 triliun. Sebanyak 327 saham naik, 211 saham menurun, dan 194 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 365,50 poin atau 1,33% ke 27.883,8, indeks Hang Seng naik 407,75 poin atau 2,06%ke 20.192,4, indeks Shanghai melemah 5,32 poin atau 0,16% ke 3.240,0, dan indeks Strait Times menguat 7,10 poin atau 0,22% ke 3.262,6.








