Analis : Rupiah Berpeluang Menguat Terbatas, Tunggu Hasil Pemilu

- Pewarta

Senin, 22 April 2019 - 06:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Analis : Rupiah Berpeluang Menguat Terbatas, Tunggu Hasil Pemilu

Mediaemiten.com, Jakarta – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin ini diprediksi masih akan cenderung konsolidasi di level Rp14.000 per dolar AS menunggu kepastian hasil pemilihan umum (pemilu).

Analis Monex Investindo Futures Dini Nurhadi Yasyi di Jakarta, Senin (22/4/2019), mengatakan pergerakan rupiah akan dipengaruhi sentimen pemilu, seiring minimnya transaksi valas karena libur Paskah.

“Pergerakan rupiah masih cenderung konsolidasi sambil menunggu hasil kepastian pemilu. Ditambah hari ini juga memang minim volume perdagangan di pasar internasional karena beberapa negara masih libur Hari Paskah,” ujar Dini.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk menembus level penguatan di bawah Rp14.000 per dolar AS, lanjut Dini, memang membutuhkan katalis positif yang kuat. Kendati bergerak melemah pagi ini, rupiah masih berpeluang menguat.

“Rupiah masih punya peluang penguatan lanjutan. Tapi paling mentok ke kisaran 14.010. Dari area itu rupiah sering terkoreksi,” kata Dini.

Sementara itu, Analis PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Rully Arya Wisnubroto mengatakan pergerakan rupiah masih akan sangat terbatas seiring masih minimnya sentimen global.

“Sentimen pemilu masih berpengaruh, karena globalnya belum ada perubahan sentimen yang signifikan dari global,” ujar Dini.

Ia memperkirakan hari ini rupiah hari ini berpeluang menguat terbatas dan masih akan bergerak di kisaran Rp14.00 per dolar AS hingga Rp14.100 per dolar AS.

Pada pukul 10.10 WIB, kurs rupiah pagi ini bergerak melemah 24 poin atau 0,17 persen menjadi Rp14.069 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.045 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.056 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.016 per dolar AS. (cit)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru