MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 30,92 poin poin atau 0,45% ke posisi 6.829,9 pada akhir perdagangan Rabu 25 Januari 2023. Aksi profit taking oleh investor menekan harga saham.
Saham perbankan big cap dan juga saham sektor batubara berkontribusi signifikan terhadap pelemahan IHSG. Indeks kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 7,01 poin atau 0,75% ke posisi 932,3.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor meningkat dengan sektor transportasi & logistik paling tinggi yaitu 3,14%, diikuti sektor keuangan dan sektor industri naik masing-masing 0,57% dan 0,21%.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sedangkan, tujuh sektor terkoreksi, yang mana sektor energi turun paling dalam yaitu minus 0,87%, diikuti sektor barang baku dan sektor barang konsumen primer masing-masing minus 0,58% dan minus 0,42%.
Pelaku pasar mencermati musim laporan keuangan. Beberapa bank besar dijadwalkan merilis kinerjanya kuartal IV 2022 pada pekan ini.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu TRUK, PEVE, PNLF, ASLC, dan PNIN. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni CBRE, ARCI, PADA, SLIS, dan FILM.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.218.669 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan 23,21 miliar lembar saham senilai Rp8,27 triliun. Sebanyak 250 saham naik, 276 saham menurun, dan 195 tidak bergerak nilainya.
Baca Juga:
Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka
YINGFA Pamerkan Sel Surya TOPCon 3.0 Multi-Cut dan XBC 2.0 di REI 2026
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 95,8 poin atau 0,35% ke 27.395,0 dan Indeks Straits Times naik 54,0 poin atau 1,64% ke 3.347,7. Sedangkan, Indeks Hang Seng (Hong Kong) dan Indeks Shanghai (China) masih libur memperingati Tahun Baru Imlek 2574 Kongzili.







