Pasar saham Aussie Dibuka Lebih Rendah Meskipun Saham Energi Melonjak

- Pewarta

Selasa, 9 April 2019 - 03:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar saham Aussie Dibuka Lebih Rendah Meskipun Saham Energi Melonjak

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Selasa pagi (9/4/2019), meskipun saham-saham energi melonjak, terbebani oleh saham-saham bank dan penambang.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 4,10 poin atau 0,066 persen menjadi diperdagangkan pada 6.217,30 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 0,30 poin atau 0,0048 persen pada 6.310,50 poin.

Sektor energi berkinerja paling baik di pasar saham Aussie dengan melonjak lebih dari 1,4 persen, ditopang oleh kenaikan harga minyak ke level tertinggi dalam lima bulan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Minyak mentah menguat ke level tertinggi lima bulan dan logam-logam industri terangkat, berpotensi mencerminkan pergeseran dari pandangan Goldilocks ke sikap yang lebih berorientasi pada pertumbuhan,” kata kepala strategi pasar CMC Market, Michael McCarthy.

Namun indeks yang lebih luas cenderung sebagian besar lebih rendah, saham-saham komunikasi dan utilitas merosot sementara sektor perbankan dan pertambangan kelas berat juga terseret turun.

Sementara sektor perawatan kesehatan dan consumer discretionaries mengelola kenaikan moderat, mencegah kemerosotan yang lebih dramatis untuk indeks.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah, dengan Commonwealth Bank turun 0,44 persen, Westpac Bank turun 0,14 persen, ANZ turun 0,43 persen dan National Australia Bank turun 0,36 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih tinggi, dengan Rio Tinto naik 0,37 persen, Fortescue Metals naik 1,88 persen dan BHP naik 0,23 persen, namun penambang emas Newcrest turun 0,60 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melonjak, dengan Oil Search naik 1,38 persen, Santos naik 2,35 persen, dan Woodside Petroleum naik 1,88 persen.

Supermarket terbesar Australia beragam, dengan Coles naik 0,08 persen dan Woolworths turun 0,89 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra merosot 0,31 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas turun 0,86 persen dan perusahaan biomedis CSL menguat 0,54 persen. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru