Rupiah Senin Sore Terkoreksi, Melemah Seiring Penguatan Indeks Dolar

- Pewarta

Selasa, 9 April 2019 - 01:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah Senin Sore Terkoreksi, Melemah Seiring Penguatan Indeks Dolar

Rupiah melemah 35 poin atau 0,24 persen menjadi Rp14.167 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.133 per dolar AS.

Mediaemiten.com, Jakarta – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin sore (8/4/2019) terkoreksi seiring kembali menguatnya indeks dolar AS.

Rupiah melemah 35 poin atau 0,24 persen menjadi Rp14.167 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.133 per dolar AS.

BACA JUGA : Rupiah Senin Pagi Dibuka Menguat 50 Poin

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Senin, mengatakan, penguatan dolar seiring dengan kenaikan data tenaga kerja nonpertanian (Non Farm Payrolls/NFP) pada Maret 2019 dibandingkan bulan sebelumnya.

“Data NFP AS naik 196.000 pada bulan Maret, melampaui ekspektasi,” ujar Ibrahim.

Data ketenagakerjaan AS kembali menguat setelah pada Februari lalu sempat melambat. Pada Februari, data NFP AS hanya bertambah 33.000.

Dari domestik, cadangan devisa Indonesia tercatat 124,54 miliar dolar AS pada akhir Maret 2019. Angka tersebut meningkat 1,27 miliar dolar AS dibandingkan dengan 123,27 miliar dolar AS pada akhir Februari 2019. Tapi tampaknya belum mampu mengerek rupiah positif.

Nilai tukar (kurs) rupiah pada pagi dibuka melemah Rp14.151 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.148 per dolar AS hingga Rp14.173 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Senin menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.145 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.158 per dolar AS. (cit)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru