Pasar Saham Australia Dibuka Lebih Rendah dengan Kerugian Meluas

- Pewarta

Kamis, 28 Maret 2019 - 02:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Saham Australia Dibuka Lebih Rendah dengan Kerugian Meluas

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Kamis pagi (27/3/2019), dengan sebagian besar sektor cenderung bergerak turun.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun delapan poin atau 0,13 persen menjadi diperdagangkan di 6.128,00 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 9,80 poin atau 0,16 persen pada 6.207,80 poin.

Sektor pertambangan melawan tren, terangkat lebih dari setengah persen ketika sebagian besar sektor lainnya jatuh.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham-saham kebutuhan pokok konsumen dan layanan kesehatan paling banyak bergerak turun, sementara energi dan keuangan juga sangat tertekan.

Investor Aussie mungkin berhati-hati, setelah pernyataan-pernyataan dovish dari Bank Sentral Selandia Baru dan Bank Sentral Eropa mengenai suku bunga menekan dolar Aussie.

“Reserve Bank New Zealand (Bank Sentral Selandia Baru) mengatakan langkah suku bunga berikutnya kemungkinan akan dipangkas dan Bank Sentral Eropa mengatakan dapat menunda kenaikan suku bunga,” kata analis pasar Commsec, Craig James.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah, dengan Commonwealth Bank turun 0,13 persen, Westpac Bank turun 0,19 persen dan ANZ turun 0,23 persen, namun National Australia Bank naik 0,08 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih tinggi, dengan BHP naik 0,05 persen, Rio Tinto naik 0,57 persen dan penambang emas Newcrest naik 1,01 persen, namun Fortescue Metals turun 1,33 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas merosot, dengan Oil Search turun 0,38 persen, Santos turun 0,22 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,15 persen.

Supermarket terbesar Australia beragam, dengan Coles turun 0,97 persen dan Woolworths naik 0,27 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra naik 0,30 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas kehilangan 1,11 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,54 persen. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru