Rupiah Rabu Sore Menguat Pasca Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi

- Pewarta

Kamis, 7 Februari 2019 - 01:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah Rabu Sore Menguat Pasca Rilis Data Pertumbuhan Ekonomi

Mediaemiten.com, Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore (6/2/2019) menguat menjadi Rp13.920 per dolar AS, dari sebelumnya Rp13.962 setelah pengumuman data pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2018 yang lebih tinggi dari target Pemerintah.

“Salah satu yang paling berpengaruh sih angka GDP kita yang ternyata di atas konsensus pasar. Meskipun tipis, tapi ini bisa jadi salah satu “trigger” yang membuat kurs rupiah stabil,” kata Analis pasar uang Monex Investindo Futures Dini Nurhadi Yasyi di Jakarta, Rabu (6/2/2019).

BACA JUGA : Rupiah Rabu Pagi Menguat 12 Poin, di Bawah Rp14.000

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2018 mencapai 5,17 persen atau tertinggi sejak 2014. Kendati demikian, ia menilai penguatan rupiah juga cenderung agak terbatas disebabkan fundamental ekonomi Amerika Serikat relatif solid pasca rilis data ketenagakerjaan non pertanian (non farm payrolls).

Selain itu, pasar juga mengantisipasi perkembangan Brexit dimana hari ini terdapat laporan jika Brexit kemungkinan ditunda dari semula 29 Maret 2019 menjadi 24 Mei 2019 agar Perdana Menteri Inggris Theresa May dapat menyelesaikan legislasi terkait perbatasan Irlandia. Kabar tersebut secara tidak langsung juga memengaruhi pergerakan rupiah.
“Ini soalnya kurs pound-nya melemah tajam mulai Senin sampai hari ini. Dampaknya, ini yang bisa semakin menopang indeks dolarnya. Indeks dolar menguat, penguatan rupiahnya pun cenderung terbatas,” ujar Dini.

Selanjutnya, lanjut Dini, perkembangan perang dagang juga harus diantisipasi. Pidato Trump pagi tadi menyebutkan jika dirinya masih akan tetap mengusahakan yang terbaik untuk Amerika ditengah permasalahannya dengan China. Pekan depan Trump dikabarkan akan bertemu kembali dengan Presiden China Xi Jinping.

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi sendiri dibuka menguat Rp13.945 per dolar AS kemudian terus bergerak menguat. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp13.895 per dolar AS hingga Rp13.950 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Rabu menunjukkan, mata uang rupiah menguat menjadi Rp13.947 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp13.976 per dolar AS. (cit)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru