Bursa Australia Melemah, Indeks ASX 200 Dibuka Turun 0,14 Persen

- Pewarta

Rabu, 6 Februari 2019 - 04:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bursa Australia Melemah, Indeks ASX 200 Dibuka Turun 0,14 Persen

Mediaemiten.com, Sydney – Saham-saham Bursa Australia dibuka lebih rendah pada perdagangan Rabu pagi (6/2/2019), setelah hari-hari sebelumnya meningkat, karena saham-saham bank dan layanan kesehatan bergerak melemah.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, Indeks Acuan S&P/ASX 200 turun 8,20 poin atau 0,14 persen menjadi diperdagangkan di 5.997,70 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas naik tipis 0,10 poin atau 0,0016 persen pada 6.068,20 poin.

Bank-bank besar Australia telah mengembalikan sebagian keuntungan yang mereka dapatkan pada Selasa (5/2) menyusul rilis laporan penyelidikan, sementara pelayanan dan konsumen juga turun.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di luar negeri, laba perusahaan-perusahaan yang lebih baik dari perkiraan dengan latar belakang suku bunga yang lebih rendah, mendorong kenaikan lebih lama. “Harga-harga obligasi menemukan dukungan dan pasar mata uang tetap stabil,” kata Kepala Analis Pasar CMC Markets, Michael McCarthy seperti dikutip dari Xinhua.

Harga minyak jatuh karena kepatuhan Rusia yang lebih lambat terhadap pemotongan OPEC, tetapi tembaga dan bijih besi menambah kenaikan baru-baru ini.

Saham-saham energi lokal terangkat, sementara material menguat sekitar setengah persen.

Teknologi informasi melonjak mengikuti petunjuk dari pasar luar negeri, sementara industri dan jasa-jasa komunikasi meningkat tajam.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia merosot dengan Commonwealth Bank turun 1,21 persen, ANZ turun 1,01 persen, National Australia Bank turun 0,84 persen, dan Westpac Bank turun 1,31 persen.

Saham-saham pertambangan beragam, dengan BHP naik 0,03 persen, Fortescue Metals turun 0,17 persen, Rio Tinto naik 0,08 persen dan penambang emas Newcrest naik 0,21 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas juga bervariasi, Oil Search turun 1,01 persen, Santos turun 1,07 persen, dan Woodside Petroleum turun 1,13 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia merosot, dengan Coles turun 1,96 persen, dan Woolworths turun 0,81 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra menguat 0,95 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas terangkat 1,29 persen dan perusahaan biomedis CSL jatuh 1,86 persen. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru