Dolar AS Jatuh Setelah Fed Pertahankan Suku Bunga

- Pewarta

Kamis, 31 Januari 2019 - 04:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dolar AS Jatuh Setelah Fed Pertahankan Suku Bunga

Mediaemiten.com, New York – Kurs dolar Amerika Serikat (AS) jatuh pada akhir perdagangan Kamis pagi (31/1/2019), karena bank sentral AS, Federal Reserve (Fed) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga tidak berubah dan berjanji bersabar dalam kebijakan masa depan tentang penyesuaian suku bunga, menandakan kehati-hatian lebih lanjut pada prospeknya.

“Para hakim Komite memutuskan untuk mempertahankan kisaran target untuk suku bunga Federal Fund pada 2,25 persen hingga 2,50 persen,” kata Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dalam sebuah pernyataan, setelah mengakhiri pertemuan kebijakan dua hari pada Rabu (30/1).

“Mengingat perkembangan ekonomi dan keuangan global dan tekanan inflasi yang diredam, Komite akan bersabar ketika menentukan penyesuaian di waktu mendatang pada kisaran target suku bunga federal fund yang mungkin sesuai untuk mendukung hasil ini,” kata FOMC dalam sebuah pernyataannya seperti dikutip Xinhua.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Fed Jerome Powell juga mengatakan kasus untuk menaikkan suku bunga “telah melemah” dalam sebuah konferensi pers setelah pertemuan FOMC pada Rabu (30/1).

Investor telah memperkirakan bahwa kenaikan suku bunga The Fed tahun ini akan kurang daripada empat kali yang dilakukan pada tahun 2018. Itu mungkin akan meningkatkan aliran uang di pasar keuangan global tahun ini, yang membuat dolar AS kurang bernilai dibandingkan dengan mata uang lainnya.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1481 dolar AS dari 1,1427 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3112 dolar AS dari 1,3100 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7254 dolar AS dari 0,7148 dolar AS.

Dolar AS dibeli 108,93 yen Jepang, lebih rendah dari 109,27 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9941 franc Swiss dari 0,9950 franc Swiss, dan jatuh ke 1,3148 dolar Kanada dari 1,3283 dolar Kanada. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru