Wall Street Berakhir Naik Didorong Kinerja Perusahaan yg Lebih Kuat

- Pewarta

Kamis, 24 Januari 2019 - 04:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wall Street Berakhir Naik Didorong Kinerja Perusahaan yg Lebih Kuat

Mediaemiten.com, New York – Saham-saham di Wall Street berakhir lebih tinggi pada penutupan perdagangan Kamis pagi (24/1/2019)), karena kinerja perusahaan-perusahaan yang lebih kuat dari perkiraan mendorong “rebound” di pasar secara keseluruhan, meskipun ada kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi global.

Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 172,77 poin atau 0,71 persen, menjadi berakhir di 24.577,25 poin. Indeks S&P 500 bertambah 5,80 poin atau 0,22 persen menjadi ditutup di 2.638,70 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir 5,41 poin atau 0,08 persen lebih tinggi menjadi 7.025,77 poin.

Sembilan dari 11 sektor utama S&P memperpanjang kenaikan, dengan sektor kebutuhan pokok konsumen naik lebih dari satu persen, memimpin peraih keuntungan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konglomerat besar mendorong penghitungan Dow beralih ke wilayah hijau sepanjang Rabu (23/1) karena laba perusahaan-perusahaan yang positif di 2018 dan panduan kuat untuk 2019.

Saham P&G memperpanjang kenaikan hampir lima persen di sekitar bel penutupan, setelah perusahaan barang konsumen AS itu melaporkan pendapatan kuartalan yang mengalahkan estimasi Wall Street pada Rabu (23/1) pagi, berkat produk perawatan kecantikan baru yang diluncurkan tahun lalu.

Saham United Technologies naik lebih dari lima persen, setelah konglomerat manufaktur AS itu membukukan laba kuartal keempat yang disesuaikan pada Rabu (23/1), didorong oleh meningkatnya pertumbuhan dalam penjualan industri dirgantara dan tingkat pajak yang lebih rendah.

Saham IBM mencatat kenaikan beruntun sejak Selasa (22/1) sore dan naik lebih dari delapan persen, didorong oleh laba tahunan dan triwulanan yang lebih kuat dari perkiraan pada 2018 berkat aplikasi luas teknologi-teknologi canggihnya, seperti kecerdasan buatan dan komputasi awan.

Saham-saham unggulan (blue-chips) lain juga mengangkat Dow pada perdagangan Rabu (23/1). Saham pembuat pesawat AS Boeing, dan konglomerat manufaktur AS 3M, keduanya memperpanjang kenaikan, masing-masing naik 0,2 persen dan 0,02 persen.

Kegelisahan pasar atas potensi perlambatan semakin dalam, setelah penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett mengatakan pada Rabu (23/1) bahwa Amerika Serikat mungkin dapat melihat pertumbuhan nol untuk kuartal pertama tahun ini, jika penutupan pemerintah berlangsung sepanjang kuartal.

“Jika (penutupan) diperpanjang untuk seluruh kuartal, dan mengingat fakta bahwa kuartal pertama cenderung rendah karena sisa musiman, maka Anda bisa berakhir dengan angka yang sangat mendekati nol pada kuartal pertama,” kata Hassett kepada CNN.

Ketika Forum Ekonomi Dunia memasuki hari kedua, beberapa bankir dan analis mencoba menenangkan kegelisahan pasar, karena prospek ekonomi untuk 2019 dipangkas oleh Dana Moneter Internasional (IMF) pada Senin (21/1).

IMF memproyeksikan pertumbuhan global pada 3,5 persen untuk 2019 dan 3,6 persen untuk 2020, masing-masing 0,2 persentase poin dan 0,1 persentase poin di bawah proyeksi Oktober lalu.

“Kami sedang melambat, tetapi kami masih terus berkembang,” kata Philipp Hildebrand, wakil ketua BlackRock, sebuah perusahaan manajemen investasi yang berbasis di New York City. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru