IHSG Dibuka Menguat, Namun Berpotensi Melemah

- Pewarta

Jumat, 16 November 2018 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Dibuka Menguat, Namun Berpotensi Melemah

Mediaemiten.com, Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (16/11/2018) dibuka menguat seiring terapresiasinya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, namun masih menyimpan potensi melemah akibat aksi ambil untung.

IHSG BEI dibuka menguat 19,38 poin atau 0,33 persen menjadi 5.975,11. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 4,83 poin atau 0,51 persen menjadi 951,06.

“Penguatan yang terjadi pada IHSG memang membuka peluang penguatan lanjutan, namun juga menyimpan potensi pembalikan arah melemah jika pelaku pasar memanfaatkan kenaikan tinggi tersebut untuk ambil untung,” kata Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Jumat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menuturkan peluang kenaikan tersebut diharapkan dibarengi dengan sentimen makro dalam negeri maupun luar negeri yang juga positif.

IHSG hari ini diperkirakan dapat bertahan di atas support 5.895-5.923 dan resisten diharapkan dapat menyentuh kisaran 5.978-5.998.

Laju IHSG sendiri sebelumnya mampu melawan maraknya penilaian negatif dari sejumlah pengamat yang memperkirakan akan adanya aksi ambil untung dengan merespon sejumlah data-data ekonomi yang dirilis.

Pada kenyataannya, rilis data ekonomi yang memang cenderung negatif, namun tidak menghalangi pergerakan IHSG untuk kembali melanjutkan kenaikannya dan bahkan kembali menapak di angka 5.900-an.

Pergerakan rupiah yang kembali bertahan positif pasca dirilisnya suku bunga acuan Bank Indonesia yang diimbangi dengan rilis neraca perdagangan Oktober 2018 yang defisit sebesar 1,82 miliar dolar AS turut mempengaruhi pergerakan IHSG. Termasuk juga masih adanya sejumlah berita-berita positif dari para emiten juga direspon positif.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei melemah 79,81 poin (0,37 persen) ke 21.723,81, indeks Hang Seng melemah 220,55 poin (0,84 persen) ke 25.882,79, dan Straits Times menguat 9,02 poin (0,3 persen) ke posisi 3.063,55. (cit)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru