Pergerakan Rupiah Terpengaruh Imbal Hasil Obligasi AS

- Pewarta

Rabu, 24 Oktober 2018 - 02:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Pergerakan nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore (22/10/2018),ini melemah sebesar 40 poin menjadi Rp15.211 dibandingkan posisi sebelumnya Rp15.171 per dolar AS.

Pengamat pasar uang Bank Woori Saudara Indonesia Tbk Rully Nova di Jakarta, Selasa (23/10/2018), mengatakan bahwa imbal hasil obligasi Amerika Serikat yang berada di atas 3 persen masih menjadi sentimen negatif bagi kurs rupiah.

“Imbal hasil obligasi AS itu masih menjadi daya tarik investor di negara berkembang, sebagian investor cenderung memindahkan dananya sehingga membebani fluktuasi rupiah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, lanjut dia, kuatnya peluang the Fed untuk menaikan suku bunganya pada akhir tahun ini turut menjadi beban bagi mata uang rupiah.
“Pelemahan juga terjadi pada mata uang negara tetangga karena sentimen the Fed itu,” katanya.

Kendati demikian, lanjut dia, Bank Indonesia yang memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan “7-Day Reverse Repo Rate” di 5,75 persen diharapkan dapat menurunkan defisit transaksi berjalan.

“Defisit transaksi berjalan merupakan salah satu faktor negatif bagi rupiah,” katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada hari ini (23/10), tercatat mata uang rupiah melemah menjadi Rp15.208 dibanding sebelumnya (22/10) di posisi Rp15.192 per dolar AS. (zub)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru