Jelang Libur 1 Muharam, IHSG Anjlok 0,54%

- Pewarta

Selasa, 18 Juli 2023 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jelang Libur 1 Muharam, IHSG Anjlok 0,54%

Foto ilustrasi: IHSG turun meninggalkan level 7.000/Dok

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup anjlok 36,94 poin atau 0,54% kelevel 6.830,20 pada akhir perdagangan Selasa 18 Juli 2023. Investor melakukan aksi ambil untung menjelang libur 1 Muharam besok.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 5,99 poin atau 0,62% ke posisi 958,37.

Sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG dan bursa regional antara lain melambatnya pemulihan ekonomi China yang berpotensi berimbas pada ekonomi global, dan kerugian yang dibukukan pengembang terbesar China Evergrande Group.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perlambatan pertumbuhan ekonomi China membuat JPMorgan Chase & Co, Morgan Stanley dan Citigroup memangkas pertumbuhan ekonomi China untuk tahun 2023 menjadi 5%.

Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Yellen memperingatkan bahwa hal tersebut dapat menyebabkan efek secara global, yang mana banyak negara yang bergantung terhadap pertumbuhan China, terutama negara di Asia, namun dapat juga berdampak pada AS.

Selain itu, pasar juga mencermati perusahaan pengembang terbesar China Evergrande Group sebagai pengembang dengan utang terbesar di dunia, yang mengalami kerugian besar selama dua tahun terakhir menjelang rencana restrukturisasi utang luar negeri yang diusulkan.

China Evergrande Group sedang berusaha menyelesaikan restrukturisasi utang terbesar setelah membukukan kerugian lebih dari US$ 81 miliar selama dua tahun.

Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif sampai penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, satu sektor meningkat yaitu sektor barang konsumen non primer sebesar 0,41%. Sedangkan, sepuluh sektor terkoreksi yaitu sektor transportasi & logistik turun paling dalam minus 1,38%, diikuti sektor keuangan dan sektor kesehatan yang masing- masing turun 0,73% dan 0,73%.

Saham-saham yang mengalami koreksi terbesar yaitu TGUK, BULL, RELF, BGTG dan GRPM. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni CUAN, GULA, EURO, WIDI dan INDO.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.184.473 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 17,36 miliar lembar saham senilai Rp10,31 triliun. Sebanyak 182 saham naik, 354 saham menurun, dan 206 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei menguat 102,60 poin atau 0,32% ke 32.493,90, indeks Hang Seng melemah 398,05 poin atau 2,05% ke 19.015,72, indeks Shanghai melemah 11,81 poin atau 0,37% ke 3.197,82, dan indeks Strait Times menguat 0,17 poin atau 0,01% ke 3.254,26.

Berita Terkait

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Berita Terbaru