Akhir Pekan, IHSG Ditutup Melemah 0,6%

- Pewarta

Jumat, 7 Juli 2023 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akhir Pekan, IHSG Ditutup Melemah 0,6%

Foto ilustrasi: Layar monitor pergerakan saham di BUrsa Efek Indonesia/Dok.

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 40,87 poin atau 0,6% ke level 6.716,46 pada akhir perdagangan Jumat 7 Juli 2023. Turunnya IHSG seiring dengan pelemahan bursa saham kawasan Asia dan global.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 8,67 poin atau 0,91% ke posisi 947,72. 

Sentimen pasar dipengaruhi oleh sinyal Bank Sentral AS (The Fed) yang masih akan menggunakan kebijakan ketat (hawkish) dengan menaikkan suku bunga acuannya pada pertemuan bulan Juli.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, perseteruan dagang China dan Amerika Serikat (AS) mengenai kontrol ekspor China terhadap logam semikonduktor menjadi pehatian investor. Juga kunjungan Menteri Keuangan AS Janet Yellen ke Beijing, untuk bertemu dengan para pejabat tinggi China.

Sementara itu, dari dalam negeri, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2023 tetap tinggi sebesar U$ 137,5 miliar, menurun dibandingkan posisi pada akhir Mei 2023 sebesar US$ 139,3 miliar. Penurunan posisi cadangan devisa tersebut, diantaranya dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah. 

Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, dua sektor meningkat dipimpin sektor barang baku sebesar 0,49%, diikuti sektor barang konsumen non primer yang meningkat 0,31%.

Sedangkan, sembilan sektor terkoreksi yaitu sektor transportasi & logistik turun paling dalam minus 1,55%, diikuti sektor energi dan sektor teknologi yang masing-masing turun 1,06% dan 0,65%.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BNBA, SKRN, UNIQ, ACES dan CFIN. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni KAYU, RELF, NAYZ, PACK dan HAJJ.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.150.985 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,39 miliar lembar saham senilai Rp9,36 triliun. Sebanyak 245 saham naik, 298 saham menurun, dan 198 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 384,60 poin atau 1,17% ke 32.388,40, indeks Hang Seng melemah 167,35 poin atau 0,9% ke 18.365,69, indeks Shanghai melemah 8,96 poin atau 0,28% ke 3.196,61, dan indeks Strait Times melemah 10,96 poin atau 0,35% ke 3.139,47.

Berita Terkait

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Berita Terbaru

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Pers Rilis

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:17 WIB