Emas Menguat, Dolar AS Melemah

- Pewarta

Jumat, 16 Juni 2023 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Emas Menguat, Dolar AS Melemah

Foto ilustrasi: Harga emas merosot tertekan penguatan dolar AS/Dok.

MEDIA EMITEN – Harga emas berjangka menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), memperpanjang kenaikan untuk hari kedua berturut-turut didorong melemahnya dolar AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, naik US$ 1,80 atau 0,09% menjadi US$ 1.970,70 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di US$ 1.972,80 dan terendah di US$ 1.936,10 per ounce.

Federal Reserve AS memutuskan mempertahankan suku bunga utama tidak berubah pada pertemuan kebijakan moneter Juni, memberikan waktu untuk menilai data tambahan. Keputusan itu menjatuhkan dolar AS dan mendukung emas.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama saingannya, terakhir turun 0,8 menjadi 102,11, setelah di awal sesi jatuh ke 102,08, level terendah lima minggu.

Sementara itu, Bank Sentral Eropa (ECB) yang menaikkan suku bunga acuannya sebesar seperempat persentase poin, seperti yang diharapkan, agak membatasi pertumbuhan emas.

Data ekonomi yang dirilis Kamis (15/6) juga beragam. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim pengangguran awal AS mencapai 262.000 dalam pekan yang berakhir 10 Juni, tidak berubah dari tingkat revisi minggu sebelumnya. Para ekonom memperkirakan klaim pengangguran turun ke 249.000 dari 261.000 yang awalnya dilaporkan untuk minggu sebelumnya.

Federal Reserve melaporkan bahwa produksi industri AS turun 0,2% pada Mei dari April, mengakhiri kenaikan dua bulan berturut-turut.

 Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa penjualan ritel AS naik 0,3% dari April hingga Mei, didorong oleh penjualan dealer mobil dan suku cadang yang lebih kuat. Para ekonom telah memperkirakan penurunan penjualan untuk bulan tersebut.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 15,80 sen atau 0,66%, menjadiUS$ 23,947 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik US$ 11,90 atau 1,21%, menjadi US$ 991,90 per ounce.

Berita Terkait

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Berita Terbaru

Huawei Luncurkan Solusi O&M untuk Berbagai Industri

Pers Rilis

Huawei Luncurkan Solusi O&M untuk Berbagai Industri

Minggu, 1 Nov 2026 - 04:56 WIB