IHSG Menguat Tipis 0,01%, Sektor Energi Jadi Pemberat

- Pewarta

Rabu, 7 Juni 2023 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Menguat Tipis 0,01%,  Sektor Energi Jadi Pemberat

Foto ilustrasi: Pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) IHSG ditutup menguat 0,83 poin atau 0,01% ke level 6.619,75 pada akhir perdagangan Rabu 7 Juni 2023. Sektor energi menjadi pemberat.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat di mana sektor barang konsumen non primer naik paling tinggi yaitu 2,3%, diikuti sektor transportasi dan logistik dan sektor infrastruktur yang masing-masing naik sebesar 1,36% dan 1,17%.

Sedangkan sektor yng terkoreksi antara lain, energi turun paling dalam minus 0,79%, diikuti sektor teknologi dan sektor keuangan yang masing-masing turun minus 0,25% dan 0,24%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham batubara terkorksi cukup dalam karena aksi ambil untung setelah kamarin naik sangat tinggi. Aksi tersebut menyusul turunnya harga komoditas tersebut.

Dari mancanegara, pada pekan depan bank sentral Amerika Serikat (AS) akan menggelar The Federal Open Market Committee (FOMC) Meeting, yang mana para pelaku pasar masih mencermati kesepakatan yang akan diambil dalam pertemuan tersebut.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu INDX, UNIQ, RAAM, TNCA dan HATM. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni SAGE, NZIA, COAL, PTMP dan PADA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.430.119 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,06 miliar lembar saham senilai Rp10,27 triliun. Sebanyak 288 saham naik, 244 saham menurun, dan 211 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 593,10 poin atau 1,82% ke 31.913,69, indeks Hang Seng menguat 152,72 poin atau 0,8% ke 19.252,00, indeks Shanghai menguat 2,42 poin atau 0,08% ke 3.197,76, dan indeks Strait Times melemah 13,10 poin atau 0,41% ke 3.177,01.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat di mana sektor barang konsumen non primer naik paling tinggi yaitu 2,3%, diikuti sektor transportasi dan logistik dan sektor infrastruktur yang masing-masing naik sebesar 1,36% dan 1,17%.

Sedangkan sektor yng terkoreksi antara lain, energi turun paling dalam minus 0,79%, diikuti sektor teknologi dan sektor keuangan yang masing-masing turun minus 0,25% dan 0,24%.

Saham batubara terkorksi cukup dalam karena aksi ambil untung setelah kamarin naik sangat tinggi. Aksi tersebut menyusul turunnya harga komoditas tersebut.

Dari mancanegara, pada pekan depan bank sentral Amerika Serikat (AS) akan menggelar The Federal Open Market Committee (FOMC) Meeting, yang mana para pelaku pasar masih mencermati kesepakatan yang akan diambil dalam pertemuan tersebut.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu INDX, UNIQ, RAAM, TNCA dan HATM. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni SAGE, NZIA, COAL, PTMP dan PADA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.430.119 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,06 miliar lembar saham senilai Rp10,27 triliun. Sebanyak 288 saham naik, 244 saham menurun, dan 211 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 593,10 poin atau 1,82% ke 31.913,69, indeks Hang Seng menguat 152,72 poin atau 0,8% ke 19.252,00, indeks Shanghai menguat 2,42 poin atau 0,08% ke 3.197,76, dan indeks Strait Times melemah 13,10 poin atau 0,41% ke 3.177,01.

.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,28 poin atau 0,14% ke posisi 945,39.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat di mana sektor barang konsumen non primer naik paling tinggi yaitu 2,3%, diikuti sektor transportasi dan logistik dan sektor infrastruktur yang masing-masing naik sebesar 1,36% dan 1,17%.

Sedangkan sektor yng terkoreksi antara lain, energi turun paling dalam minus 0,79%, diikuti sektor teknologi dan sektor keuangan yang masing-masing turun minus 0,25% dan 0,24%.

Saham batubara terkorksi cukup dalam karena aksi ambil untung setelah kamarin naik sangat tinggi. Aksi tersebut menyusul turunnya harga komoditas tersebut.

Dari mancanegara, pada pekan depan bank sentral Amerika Serikat (AS) akan menggelar The Federal Open Market Committee (FOMC) Meeting, yang mana para pelaku pasar masih mencermati kesepakatan yang akan diambil dalam pertemuan tersebut. 

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu INDX, UNIQ, RAAM, TNCA dan HATM. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni SAGE, NZIA, COAL, PTMP dan PADA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.430.119 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,06 miliar lembar saham senilai Rp10,27 triliun. Sebanyak 288 saham naik, 244 saham menurun, dan 211 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 593,10 poin atau 1,82% ke 31.913,69, indeks Hang Seng menguat 152,72 poin atau 0,8% ke 19.252,00, indeks Shanghai menguat 2,42 poin atau 0,08% ke 3.197,76, dan indeks Strait Times melemah 13,10 poin atau 0,41% ke 3.177,01.

Berita Terkait

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Berita Terbaru