Harga Minyak Melonjak, Arab Saudi Akan Pangkas Produksi

- Pewarta

Senin, 5 Juni 2023 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Harga minyak menguat/Dok.

Foto ilustrasi: Harga minyak menguat/Dok.

 MEDIA EMITEN -Harga minyak melonjak pada awal perdagangan Asia, Senin 5 Juli 2023, setelah Arab Saudi mengumumkan untuk memangkas produksi yang besar pada uli 2023.

Sementara itu, Organisasi Negara Pengeksor Minyak da mitranya (OPEC+) sepakat untuk berpegang pada target produksi, namun anggotanya bisa melakukan pemangkasan secara sukarela.

Dalam pertemuan OPEC+ di akhir pekan, Arab Saudi mengatakan akan memangkas produksi sekitar 1 juta barel per hari (bph) di bulan Juli menjadi 9 juta bph. Ini merupakan tambahan dari pemangkasan setidaknya 3,66 juta bph yang telah dilakukan OPEC+ sejak Oktober 2022, yang diperpanjang hingga akhir 2024 dari akhir 2023 pada pertemuan hari Minggu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelompok ini juga setuju mengurangi target produksi secara keseluruhan, mulai Januari 2024, sebesar 1,4 juta bph. Tetapi sebagian besar dari pengurangan ini akan membuat target produksi untuk Rusia, Nigeria, dan Angola sejalan dengan tingkat produksi saat ini.

Langkah ini dilakukan ketika grup minyak ini berusaha untuk meningkatkan harga minyak mentah dan mempertahankan nilai ekspor utamanya. Arab Saudi juga berusaha untuk mencegah para spekulan berspekulasi terhadap harga minyak mentah, yang telah mengalami peningkatan substansial dalam minat jangka pendek tahun ini.

Harga minyak Brent naik 1,7% ke US$77,66 per barel, sementara harga minyak WT melonjak 2% di $73,17 per barel pukul 07.10 WIB. Kedua kontrak masih diperdagangkan turun antara 6% dan 8% untuk tahun ini.

Pemangkasan OPEC+ terjadi kala ada kekhawatiran melambatnya pertumbuhan ekonomi dan lemahnya permintaan telah memukul harga minyak tahun ini, dengan minyak mentah mengalami penurunan selama lima bulan berturut-turut.

Pemangkasan produksi yang mengejutkan dari grup pada bulan April memberikan dorongan terbatas pada harga minyak mentah, saat pasar khawatir akan terjadinya potensi gagal bayar utang AS dan data ekonomi yang lemah dari China menimbulkan keraguan akan pemulihan permintaan tahun ini.

Pemangkasan pada hari Minggu sekarang mengisyaratkan pasar minyak akan lebih terbatas pada paruh kedua tahun 2023, dan dapat menjaga harga relatif didukung, bahkan ketika kondisi ekonomi memburuk dan suku bunga naik.

Serangkaian pembacaan ekonomi yang lemah dari China isyarat pemulihan yang tidak merata di negara importir minyak terbesar di dunia, yang pada gilirannya dapat membuat permintaan terbatas tahun ini. Pusat-pusat kekuatan ekonomi seperti Zona Euro dan AS juga bergulat dengan perlambatan aktivitas manufaktur tahun ini, yang diperkirakan akan membebani pertumbuhan ekonomi tahun ini.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru