Mediaemiten.com, New York – Saham-saham di Wall Street jatuh pada penutupan perdagangan Selasa pagi (16/10/2018) terseret penurunan saham-saham teknologi, di tengah bertahannya kekhawatiran atas suku bunga dan laba perusahaan.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 89,44 poin atau 0,35 persen, menjadi berakhir di 25.250,55 poin. Indeks S&P 500 merosot 16,34 poin atau 0,59 persen, menjadi ditutup di 2.750,79 poin. Indeks Komposit Nasdaq berkurang 66,15 poin atau 0,88 persen, menjadi berakhir di 7.430,74 poin.
Saham Apple ditutup jatuh lebih dari dua persen. Saham raksasa video streaming AS, Netflix, mundur kembali 1,89 persen. Amazon dan Alphabet meluncur lebih dari 1,5 persen pada penutupan. Sektor teknologi diperdagangkan 1,64 persen lebih rendah, paling lamban di antara 11 sektor utama S&P 500.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pasar saham volatil pada Senin (15/10) terutama selama sesi sore, dengan semua tiga indeks utama bergantian antara kenaikan dan kerugian sebelum akhirnya ditutup lebih rendah.
Dalam pekan yang berakhir 12 Oktober, saham-saham AS membukukan penurunan mingguan terburuk sejak Maret. Investor menyalahkan kenaikan suku bunga, kekhawatiran tentang valuasi saham teknologi dan kemungkinan perlambatan ekonomi global untuk aksi jual mereka.
Wall street juga memperhatikan dengan seksama sejumlah data ekonomi.
Penjualan ritel AS naik 0,1 persen pada September, meleset dari perkiraan pasar, karena orang Amerika menghabiskan lebih sedikit di restoran, toko kebutuhan sehari-hari dan pompa bensin, menurut Departemen Perdagangan pada Senin (15/10).
Baca Juga:
Penerjemah dan Insan Media dari Tiongkok dan Berbagai Negara Bahas Penggerak Baru Pembangunan Yantai
Jiahui Buka Pusat Terapi Sel Internasional, Perluas Akses Pengobatan CAR-T secara Global
Envision Energy Hadirkan Sistem Energi Baru Berbasis AI untuk Industri Tambang dan Pengolahan Logam
Sementara itu, persediaan bisnis di AS naik 0,5 persen pada Agustus dan rasio persediaan terhadap penjualan tidak berubah pada 1,34. (ant)





