MEDIA EMITEN – Harga emas menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), ditutup di level tertinggi dan sempat menembus US$ 2.000 per ounce. Kenaikan emas didorong oleh dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih lemah menjelang laporan data inflasi AS.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange,naik US$13,20 atau 0,67% menjadi ditutup pada US$ 1.997,70 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di US$ 2.002,40 dan terendah di US$ 1.971,60 per ounce.
Sementara itu, dolar AS melemah karena para pelaku pasar menantikan laporan inflasi utama AS dengan indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, tergelincir 0,48 persen menjadi 102,1516.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berbicara di sebuah konferensi yang diselenggarakan oleh National Association for Business Economics, Presiden Fed Boston, Susan Collins mengatakan pada Kamis (30/3/2023) bahwa dia memperkirakan bank sentral AS untuk menerapkan satu lagi kenaikan suku bunga seperempat poin dalam pertempurannya melawan inflasi yang tinggi, meskipun masih ada kekhawatiran tentang stabilitas sistem perbankan.
“Saya saat ini mengantisipasi beberapa pengetatan kebijakan tambahan yang moderat, dan kemudian bertahan hingga akhir tahun ini,” katanya.
Sementara itu, data ekonomi yang dirilis Kamis (30/3/2023) juga mendukung emas. Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa produk domestik bruto (PDB) riil AS meningkat pada tingkat tahunan sebesar 2,6% di kuartal keempat tahun 2022, setelah meningkat 3,2% pada kuartal ketiga.
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim awal AS untuk tunjangan pengangguran meningkat 7.000 ke penyesuaian musiman 198.000 untuk pekan yang berakhir 25 Maret, tertinggi dalam tiga minggu.
Baca Juga:
JULIEN’S AUCTIONS MENGUMUMKAN “KAIJU KING: KOLEKSI WARISAN SOMPOTE SANDS”
Pertukaran Budaya Guangfu Hadirkan Beragam Pertunjukan di Indonesia
Huawei Raih Gelar “Leader” dalam Gartner® Magic Quadrant™ for Enterprise Storage Platforms 2026
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 52,30 sen atau 2,23 persen, menjadi ditutup pada US$ 23,989 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli bertambah US$ 19,50 atau 2% menjadiUS$ 996,90 dolar AS per ounce.






