MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) turun 37,94 poin atau 0,55% ke level 6.873,7 pada perdagangan Senin 6 Februari 2023. Koreksi IHSG mengikuti pelemahan bursa saham global di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik.
Laporan data pertumbuhan ekonomi dalam negeri yang baru saja dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) belum mampu menggerakkan IHSG ke zona positif.
Ekonomi Indonesia dilaporkan tumbuh 5,31% secara year-on-year (yoy) sepanjang 2022, yang merupakan pertumbuhan yang tertinggi sejak 2013. Adapun, pada kuartal IV-2022 ekonomi Indonesia tumbuh 5,01% yoy, atau empat kuartal berturut turut di atas 5%.
Sementara itu, investor asing justru melakukan pembelian terhada saham-saham unggulan dengan mencatatkan pembelian bersih (net foreign buy) saham senilai Rp 729,8 miliar di seluruh pasar. Sedangkan di pasar reguler tercatat net foreign buy sebesar Rp 711,8 miliar.
Net buy terbanyak terjadi pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 482,66 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 122,59 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 77,08 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 31,1 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 30,88 miliar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat di mana sektor transportasi & logistik paling tinggi yaitu 0,42%, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor infrastruktur naik masing-masing 1,28% dan 0,06%.
Sedangkan delapan sektor terkoreksi dimana sektor teknologi turun paling dalam minus 1,62%, diikuti sektor properti dan sektor energi yang masing-masing minus 1,02% dan 0,86%.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu HOKI, MTPS, SINI, NASI dan GULA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni NAYZ, MGLV, ISAP, BPTR, dan PADA.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.109.121 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,45 miliar lembar saham senilai Rp9,35 triliun. Sebanyak 208 saham naik, 302 saham menurun, dan 219 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei naik 184,19 poin atau 0,67% ke 27.693,6, indeks Hang Seng melemah 438,31 poin atau 2,02% ke 21.222,1, indeks Shanghai turun 24,71 poin atau 0,76% ke 3.238,7, dan indeks Strait Times melemah 3,93 poin atau 0,12% ke 3.380,3.






