IHSG Turun 0,55%, Terseret Mayoritas Bursa Global

- Pewarta

Senin, 6 Februari 2023 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IHSG Turun 0,55%, Terseret Mayoritas Bursa Global

Foto ilustrasi" Monitor pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI)/Dok.

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) turun 37,94 poin atau 0,55% ke level 6.873,7 pada perdagangan Senin 6 Februari 2023. Koreksi IHSG mengikuti pelemahan bursa saham global di tengah ketidakpastian ekonomi dan politik.

Laporan data pertumbuhan ekonomi dalam negeri yang baru saja dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) belum mampu menggerakkan IHSG ke zona positif.

Ekonomi Indonesia dilaporkan tumbuh 5,31% secara year-on-year (yoy) sepanjang 2022, yang merupakan pertumbuhan yang tertinggi sejak 2013. Adapun, pada kuartal IV-2022 ekonomi Indonesia tumbuh 5,01% yoy, atau empat kuartal berturut turut di atas 5%.

Sementara itu, investor asing justru melakukan pembelian terhada saham-saham unggulan dengan mencatatkan pembelian bersih (net foreign buy) saham senilai Rp 729,8 miliar di seluruh pasar. Sedangkan di pasar reguler tercatat net foreign buy sebesar Rp 711,8 miliar.

Net buy terbanyak terjadi pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 482,66 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 122,59 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 77,08 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 31,1 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 30,88 miliar.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT


Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor meningkat di mana sektor transportasi & logistik paling tinggi yaitu 0,42%, diikuti sektor barang konsumen non primer dan sektor infrastruktur naik masing-masing 1,28% dan 0,06%.

Sedangkan delapan sektor terkoreksi dimana sektor teknologi turun paling dalam minus 1,62%, diikuti sektor properti dan sektor energi yang masing-masing minus 1,02% dan 0,86%.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu HOKI, MTPS, SINI, NASI dan GULA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni NAYZ, MGLV, ISAP, BPTR, dan PADA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.109.121 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 16,45 miliar lembar saham senilai Rp9,35 triliun. Sebanyak 208 saham naik, 302 saham menurun, dan 219 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei naik 184,19 poin atau 0,67% ke 27.693,6, indeks Hang Seng melemah 438,31 poin atau 2,02% ke 21.222,1, indeks Shanghai turun 24,71 poin atau 0,76% ke 3.238,7, dan indeks Strait Times melemah 3,93 poin atau 0,12% ke 3.380,3.

Berita Terkait

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Berita Terbaru