Harga Minyak Jatuh, Pasokan Rusia Kuat

- Pewarta

Selasa, 31 Januari 2023 - 08:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Minyak Jatuh, Pasokan Rusia Kuat

Foto ilustrasi: Pipa angguk untuk eksplorasi minyak/Dok.

MEDIA EMITEN – Harga minyak minyak Harga minyak merosot sekitar dua persen pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), memperpanjang kerugian mereka pekan sebelumnya menjelang kenaikan suku bunga oleh bank-bank sentral utama yang membebani permintaan dan ekspor Rusia tetap kuat.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Maret melemah US$ 1,78 atau 2,23% menjadiUS$ 77,9 per barel di New York Mercantile Exchange, penurunan tertajam dalam hampir empat minggu.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Maret turun US$ 1,76 atau 2,03% menjadi US$ 84,9 per barel di London ICE Futures Exchange.

Untuk pekan perdagangan yang berakhir 27 Januari, WTI turun 2,4%, sementara Brent turun 1,1%, berdasarkan kontrak bulan depan.

Penurunan harga terjadi menjelang para menteri utama dari anggota Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, yang secara kolektif dikenal sebagai OPEC+, dijadwalkan mengadakan pertemuan virtual pada Rabu (1/2/2023) yang diperkirakan tidak mengubah kebijakan produksi.

Para pedagang juga menunggu keputusan suku bunga dari bank-bank sentral utama dengan Federal Reserve AS akan memulai pertemuan kebijakan dua hari pada Selasa waktu setempat serta Bank Sentral Eropa akan bertemu pada Kamis (2/2/2023).

“Kami melihat sentimen ‘risk back off’ dari reli dua minggu terakhir di tengah gagasan bahwa suku bunga yang lebih tinggi dapat memperlambat permintaan lebih cepat,” kata Dennis Kissler, wakil presiden senior perdagangan di BOK Financial seperti dikutip oleh Reuters.

Pasar juga berada di bawah tekanan dari indikasi pasokan Rusia yang kuat meskipun larangan Uni Eropa dan pembatasan harga G7 diberlakukan atas invasi ke Ukraina. Kedua harga acuan minyak minggu lalu mencatat kerugian mingguan pertama mereka dalam tiga pekan.


Harapan untuk kenaikan permintaan China telah mendorong minyak pada tahun 2023. Importir minyak mentah terbesar dunia berjanji selama akhir pekan akan meningkatkan pemulihan konsumsi yang akan mendukung permintaan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Berita Terbaru