MEDIA EMITEN – Saham-saham sektor keuangan, khususnya bank-bank besar, menguat setelah Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 5,25%. IHSG ditutup naik 30,6 poin atau 0,44% ke posisi 7.044,99 pada akhir perdagangan Kamis 17 November 2022.
Untuk saham-saham LQ45 yang mengalami penguatan terbesar yaitu BBRI, BBCA, ASII, BBNI, dan BFIN. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni GOTO, BMRI, ARTO, CPIN, dan TOWR.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor meningkat dimana sektor keuangan naik paling tinggi yaitu 1,03%, diikuti sektor energi dan sektor perindustrian masing-masing 0,48% dan 0,45%.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebaliknya, enam sektor terkoreksi dimana sektor barang konsumen primer dan sektor teknologi turun paling dalam yaitu masing-masing minus 0,7%, diikuti sektor barang baku minus 0,69%.
Bank Indonesia menaikkan bunga acuan 50 basis poin sebagai langkah front-loaded, pre-emptive dan forward looking. Langkah ini dilakukan untuk menurunkan inflasi yang sudah terlalu tinggi. Demikian juga, inflasi inti yang diharapkan dapat lebih cepat turun ke target BI. Selain itu, kenaikan suku bunga acuan BI dilakukan untuk memperkuat kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah.
Sementara itu, pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 161,53 miliar di seluruh pasar dan Rp 179,59 miliar di pasar reguler.
Net sell terbanyak melanda beberapa saham berikut, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 296,01 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 129,03 millira, PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp 71,68 miliar, PT Panin Life Tbk (PNLF) Rp 47,14 miliar, dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) Rp 36,45 miliar.
Baca Juga:
JULIEN’S AUCTIONS MENGUMUMKAN “KAIJU KING: KOLEKSI WARISAN SOMPOTE SANDS”
Pertukaran Budaya Guangfu Hadirkan Beragam Pertunjukan di Indonesia
Huawei Raih Gelar “Leader” dalam Gartner® Magic Quadrant™ for Enterprise Storage Platforms 2026
Sedangkan lima saham berikut membukukan pembelian bersih (net buy) saham oleh pemodal asing, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 438,60 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 114,43 miliar, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 44,01 miliar, PT Caipital Financial Indonesia Tbk (CASA) Rp 42,18 miliar, dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 40,34.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.203.297 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 21,76 miliar lembar saham senilai Rp11,83 triliun. Sebanyak 243 saham naik, 272 saham menurun, dan 188 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 97,73 atau 0,35% ke 27.930,57 indeks Hang Seng turun 210,82 atau 1,15% ke 18.045,66, indeks Shanghai melemah 4,55 poin atau 0,15% ke 3.115,43, dan indeks Straits Times meningkat 14,73 poin atau 0,45% ke 3.280,9.
Baca Juga:






