DRMA Optimistis Laba Bersih Tumbuh 50% Tahun Ini

- Pewarta

Selasa, 20 September 2022 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA)/IST.

Foto ilustrasi: PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA)/IST.

MEDIA EMITEN – PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) optimistis target pertumbuhan laba bersih sebesar 50% dan pendapatansebesar 20% dapat tercapai tahun 2022.

Presiden Direktur DRMA, Irianto Santoso menjelaskan, taksiran itu didasarkan pemintaan  komponen otomotif terus melonjak setelah kuartal 2 tahun ini. Dibandingkan rata-rata permintaan bulan Januari-April, rata-rata permintaan terhadap komponen otomotif produksi Perseroan pada bulan Agustus naik 20 persen.

Permintaan komponen otomotif  untuk bulan September ini diperkirakan naik sekitar 30%, sementara permintaan untuk bulan Oktober diperkirakan akan meningkat 35% dari rata-rata permintaan periode Januari sampai April 2022.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Permintaan di kuartal tiga, diluar bulan Juli sudah sangat bagus, semoga kuartal empat nanti lebih bagus lagi,” katanya, Selasa 20 September 2022.

Menurut dia, lonjakan permintaan komponen otomotif pada kuartal ketiga tersebut terjadi antara lain karena persoalan kelangkaan semikonduktor akibat lockdown di Shanghai yang sempat menghambat produksi otomotif sudah mulai teratasi. Sementara, bersamaan dengan proses pemulihan pasokan semikonduktor tersebut, pemulihan ekonomi Indonesia pasca pandemi juga tengah berlangsung.

“Sejauh ini kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak sampai menghentikan pertumbuhan permintaan komponen otomotif,” kata dia.

Pada Semester 1 2022 DRMA membukukan bersih sebesar Rp144,59 miliar, naik 44% secara tahunan. ”Lonjakan laba bersih tersebut didukung keberhasilan Perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp1,59 triliun, meningkat 22% dari periode yang sama tahun sebelumnya,” katanya.

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru