KKP-Bappenas Kolaborasi Lestarikan Terumbu Karang Raja Ampat

- Pewarta

Jumat, 13 November 2020 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KKP-Bappenas Kolaborasi Lestarikan Terumbu Karang Raja Ampat

Mediaemiten.com, Sorong – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) berkolaborasi melestarikan terumbu karang di kawasan Raja Ampat, Papua Barat. Kegiatan ini sekaligus untuk mendorong ekonomi masyarakat pesisir Bumi Kasuari.

Kolaborasi KKP dan Bappenas ditandai dengan dimulainya pelaksaan Program Rehabilitasi dan Pengelolaan Terumbu Karang (Coremap CTI) Papua Barat yang berlangsung di Sorong, Jumat (13/11/2020). Acara ini dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa.

Menteri Edhy menjelaskan menjaga kelestarian terumbu karang berarti mendukung kesejahteran masyarakat pesisir, khususnya nelayan. Pasalnya, terumbu karang menjadi habitat dan tempat beragam spesies ikan memijah.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tanpa terumbu karang, jangan pernah berpikir sumber daya ikan kita akan terus berkembang biak. Yang ada malah kita akan kekurangan ikan,” ujar Menteri Edhy dalam acara tersebut.

Melestarikan terumbu karang, sambung Menteri Edhy, berarti juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir. Sebab terumbu karang bermanfaat untuk sektor pariwisata serta dapat dibudidaya.

Menteri Edhy pun memberi apresiasi pada Kementerian PPN/Bappenas atas pelaksaan program yang didanai Bank Dunia tersebut. Selain di Papua Barat, Coremap CTI juga berlangsung di Nusa Tenggara Timur.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PPN/Bappenas. Ini menunjukkan keberpihakan kepada masyarakat nelayan, mengarahkan pada penyelamatan karang,” urai Menteri Edhy.

Sementara itu, Menteri Suharso menjelaskan, Coremap CTI merupakan salah satu program pemerintah untuk menjaga kelestarian laut sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Program ini juga untuk mendukung upaya penanganan dalam perubahan iklim global di sektor kelautan dan perikanan. “Program ini akan berjalan sampai dua tahun ke depan,” ujar Menteri Suharso.

Sebagai informasi, pelaksaan Coremap CTI Papua Barat akan merambah sejumlah titik di Suaka Alam Perairan Kepulauan Raja Ampat dan Suaka Alam Perairan Kepulauan Waigeo sebelah barat, yang merupakan wilayah kerja Balai Kawasan Konservasi Perairan Nasional (BKKPN) dibawah kendali Ditjen Pengelolaan Ruang Laut (PRL) KKP. (kkp)

Berita Terkait

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Berita Terbaru

Huawei Luncurkan Solusi O&M untuk Berbagai Industri

Pers Rilis

Huawei Luncurkan Solusi O&M untuk Berbagai Industri

Minggu, 1 Nov 2026 - 04:56 WIB