Indonesia Masuk 10 Besar Negara dengan Utang Terbesar di Dunia

- Pewarta

Rabu, 14 Oktober 2020 - 14:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia Masuk 10 Besar Negara dengan Utang Terbesar di Dunia

Foto berpendapatan rendah-menengah dengan hutang terbesar. (Foto : Idx.co.id)

Mediaemiten.com, Jakarta – Baru-baru ini, Bank Dunia merilis laporan International Debt Statistics (IDS) 2021 atau Statistik Utang Internasional.

Indonesia menempati posisi 10 besar negara berpendapatan rendah-menengah dengan hutang terbesar.

Bank Dunia memutuskan untuk membagikan rilis daftar negara yang memiliki utang luar negeri lewat IDS 2021 guna memberikan transparansi utang.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Transparansi utang yang meningkat akan membantu banyak negara berpenghasilan rendah dan menengah menilai dan mengelola utang luar negeri mereka melalui krisis saat ini dan bekerja sama dengan pembuat kebijakan menuju tingkat dan persyaratan utang yang berkelanjutan,” demikian keterangan pers Bnk Dunia yang dikutip pada Selasa (13/10/2020).

Dalam laporan tersebut, hutang luar negeri Indonesia pada tahun 2019 tercatat mencapai USD 402,08 miliar. Jika ditukar dengan nilai rupiah, maka hutang Indonesia saat ini mencapai Rp 5.940 triliun.

Jumlah tersebut meningkat USD 22.5 miliar dari tahun 2018, yang kala itu bernilai USD 379,58 miliar atau sekitar Rp 5.608 triliun.

Dalam catatan Bank Dunia, Hutang Indonesia tahun 2019 didominasi oleh utang jangka panjang yang mencapai USD 354,547 miliar.

Utang ini berasal dari sektor publik yang mencapai USD 233.505 miliar dan sektor swasta USD 181,251 miliar.

Sementara itu, rasio urang luar negeri Indonesia terhadap ekspor adalah 194 persen. Sedangkan rasio utang terhadap Gross National Income (GNI) atau pendapatan nasional bruto sebesar 37 persen.

Adapun 10 negara berpenghasilan rendah-menengah yang memiliki hutang terbesar adalah sebagai berikut:

China US$ 2,1 triliun

Brasil US$ 569,39 miliar

India US$ 560,03 miliar

Rusia US$ 490,72 milar

Meksiko US$ 469,72 miliar

Turki US$ 440,78 miliar

Indonesia US$ 402,08 miliar

Argentina US$ 279,30 miliar

Afrika Selatan US$ 188,10 miliar

Thailand US$ 180,23. (law)

Berita Terkait

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Berita Terbaru

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Pers Rilis

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:18 WIB