Anggota DPR Dorong Kenaikan Anggaran LKPP

- Pewarta

Rabu, 19 September 2018 - 02:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mendorong penguatan anggaran pada Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) yang berdampak pada peningkatan kinerja. “Harapanya, dengan penguatan anggaran maka dapat menguatkan kinerja untuk pencegahan praktik korupsi pada proses pengadaan barang dan jasa di kementerian dan lembaga,” kata Mukhammad Misbakhun, di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa (18/9/2018).

Menurut Misbakhun, untuk peningkatan kinerja, harus ada perhatian khusus dalam pengalokasian anggaran bagi LKPP pada APBN 2019, karena lembaga yang dipimpin Agus Prabowo ini memiliki peran signifikan dalam mewujudkan proyek pengadaan barang dan jasa di pemerintahan yang bersih dari korupsi. “Ketika kita bicara pencegahan terhadap korupsi, poinnya ada di pengadaan barang dan jasa, dan lembaga yang membangun transparansi tentang proses lelang di kementerian dan lembaga, ya LKPP. Komitmen itu harus dibangun dengan rencana program yang terlaksana dengan baik, kata Misbakhun pada rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi XI DPR dengan LKPP.

Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan itu menjelaskan, LKPP pada beberapa tahun terakhir tidak mendapatkan tambahan anggaran, dan bahkan anggarannya dipangkas hingga 40 persen.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Pemerintah harus memberikan perhatian serius terhadap LKPP, terutama pada pemerintahan Presiden Joko Widodo saat ini, yang melakukan percepatan pembangunan infrastruktur. “Saya ingat Pemerintah saat melakukan pemotongan anggaran, LKPP dipangkas anggarannya hampir 40 persen. Padahal anggaran LKPP tidak pernah naik dan cenderung turun realisasinya, dengan alasan ‘self blocking’, tutur Misbakhun. Politisi Partai Golkar ini menegaskan, diri akan mengupayakan kenaikan anggaran LKPP sebesar Rp55 miliar pada RAPBN 2019. Pertimbangannya, kata dia, kenaikan anggaran LKPP ini sangat penting dalam upaya pencegahan praktik korupsi di sektor pengadaan barang dan jasa di lembaga pemerintah. (riz)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru