Dolar AS Melemah Tertekan Data Ekonomi Suram

- Pewarta

Jumat, 19 Juli 2019 - 04:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dolar AS Melemah Tertekan Data Ekonomi Suram

Mediaemiten.com, New York – Kurs dolar AS melemah terhadap sekeranjang mata uang utama lain pada akhir perdagangan Jumat pagi (19/7/2019), karena para pelaku pasar mencerna sejumlah data ekonomi suram.

Klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur pemutusan hubungan kerja (PHK), tercatat 216.000 pada pekan yang berakhir 13 Juli, meningkat 8.000 dari tingkat direvisi pekan sebelumnya, Departemen Tenaga Kerja mengatakan pada Kamis (18/7/2019).

Sementara itu, indeks ekonomi utama AS (LEI) turun 0,3 persen pada Juni menjadi 111,5, menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang melambat, menurut laporan terbaru yang dirilis oleh lembaga riset swsata The Conference Board.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

LEI adalah pengukur tertimbang dari 10 indikator ekonomi yang dirancang untuk memberi sinyal puncak dan palung dalam siklus bisnis.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,44 persen menjadi 96,8041 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1266 dolar AS dari 1,1222 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris menguat menjadi 1,2538 dolar AS dari 1,2436 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi 0,7066 dolar AS dari 0,7015 dolar AS.

Dolar AS dibeli 107,51 yen Jepang, lebih rendah dari 108,09 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9832 franc Swiss dari 0,9870 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3045 dolar Kanada dari 1,3041 dolar Kanada. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru