Pasar Saham Australia Dibuka Sedikit Lebih Rendah

- Pewarta

Senin, 27 Agustus 2018 - 06:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia dibuka sedikit lebih rendah pada pembukaan perdagangan Senin (27/8/2018), dengan kemerosotan di sektor keuangan dan energi menjadi beban terbesar di pasar.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 9,00 poin atau 0,14 persen menjadi diperdagangkan di 6.238,30 poin, sementara indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 6,30 poin atau 0,09 persen pada 6.351,60 poin.

“Sebuah pidato menoton dari Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell pada Jumat (24/8/2018) malam mendorong dolar AS melemah dan imbal hasil obligasi AS jatuh,” kata analis pasar CMC Markets, Michael McCarthy.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada gilirannya ini membantu mendorong logam dan minyak lebih tinggi, dan indeks S&P 500 mencapai rekor tertinggi baru.” McCarthy memperingatkan bahwa di pasar Asia Pasifik, mata uang lokal yang kuat “dapat membawa kehati-hatian”.

Namun, saham-saham material Aussie telah terangkat didukung harga emas, tembaga dan aluminium yang lebih tinggi.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia merosot, dengan Commonwealth Bank turun 0,48 persen, Westpac Bank turun 0,76 persen, National Australia Bank turun 0,69 persen dan ANZ turun 0,32 persen.

Saham sektor pertambangan menguat, dengan BHP naik 0,52 persen, Rio Tinto naik 0,36 persen, Fortescue Metals naik 0,63 persen dan penambang emas Newcrest melonjak 2,24 persen.

Saham-saham produsen minyak dan gas melemah, dengan Woodside Petroleum turun 0,03 persen, Oil Search turun 0,11 persen dan Santos turun 0,44 persen.

Jaringan supermarket terbesar Australia merosot dengan Wesfarmers turun 0,70 persen dan Woolworths turun 0,80 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra meningkat 0,47 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas berkurang 0,32 persen dan perusahaan biomedis CSL turun 0,52 persen. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Pers Rilis

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:18 WIB