Wall Street Ditutup Melemah di Tengah Laporan Laba Sejumlah Perusahaan

- Pewarta

Rabu, 17 Juli 2019 - 03:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wall Street Ditutup Melemah di Tengah Laporan Laba Sejumlah Perusahaan

Mediaemiten.com, New York – Saham-saham di Wall Street lebih rendah pada penutupan perdagangan Rabu pagi (17/7/2019), karena investor mempertimbangkan laporan laba terbaru sejumlah perusahaan dan pernyataan Ketua Federal Reserve Jerome Powell.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 23,53 poin atau 0,09 persen, menjadi berakhir 27.335,63 poin. Indeks S&P 500 berkurang 10,26 poin atau 0,34 persen, menjadi ditutup di 3.004,04 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir turun 35,39 poin atau 0,43 persen, menjadi 8.222,80 poin.

Goldman Sachs mengalahkan ekspektasi Wall Street untuk hasil kuartal kedua apada Selasa (16/7/2019) dengan kinerja yang unggul di divisi perbankan investasi dan perdagangan. Goldman Sachs melaporkan laba per saham 5,81 dolar AS, dan pendapatan 9,46 miliar dolar AS.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

JP Morgan Chase melaporkan laba kuartal kedua per saham 2,82 dolar AS dan pendapatan 29,6 miliar dolar AS, keduanya mengalahkan perkiraan Wall Street.

Terlepas dari keuntungan kuat bank, investor berhati-hati dengan laporan laba yang akan datang. Para analis memperkirakan laba S&P 500 turun tiga persen pada kuartal kedua, menurut CNBC, mengutip data FactSet.

Bank sentral memperkirakan pertumbuhan di Amerika Serikat akan tetap solid, pasar tenaga kerja akan tetap kuat, dan inflasi akan bergerak naik mendekati 2,0 persen, laporan media mengutip pernyataan Powell pada konferensi ekonomi di Paris pada Selasa (16/7/2019).

Namun dia mencatat “Ketidakpastian tentang prospek ini telah meningkat, terutama terkait dengan perkembangan perdagangan dan pertumbuhan global.”

Powell mengulangi janjinya pada Selasa (16/7/2019) untuk bertindak sepantasnya guna menjaga agar ekspansi ekonomi tetap berjalan seiring rekan-rekan bankirnya bergerak menuju penurunan suku bunga yang diperkirakan akhir bulan ini, kata laporan itu.

Ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga pada Juli berdiri di 100 persen pada Selasa (16/7/2019), menurut alat FedWatch CME Group. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru