Pasar Saham Australia Merosot dengan Kerugian Meluas

- Pewarta

Rabu, 29 Mei 2019 - 04:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Saham Australia Merosot dengan Kerugian Meluas

Mediaemiten.com, Sydney – Pasar saham Australia merosot pada perdagangan Rabu (29/5/2019), dengan semua sektor cenderung melemah, kecuali saham-saham komunikasi yang menahan kenaikan tipis.

Pada pukul 10.30 waktu setempat, indeks acuan S&P/ ASX 200 turun 63 poin atau 0,97 persen, menjadi diperdagangkan di 6.421,80 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas berkurang 59,70 poin atau 0,91 persen pada 6.520,70 poin.

Terlepas dari harapan bahwa kekuatan di sektor sumber daya dapat berlanjut hari ini, saham-saham energi dan industri telah berkinerja terburuk di indeks Aussie dengan sektor material juga turun tajam.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saham-saham konsumen turun hampir satu persen seperti halnya perawatan kesehatan, sementara bank-bank sangat tertekan turun sekitar 0,75 persen.

“Perebutan stabilitas modal mendorong perilaku investor global,” kata kepala strategi pasar CMC Markets Michael McCarthy.

“Ketika pasar merenungkan hambatan sengketa perdagangan global, dan akibatnya sikap yang lebih akomodatif dari bank-bank sentral, imbal hasil obligasi diperdagangkan di dekat posisi terendah delapan belas bulan. Saham-saham di bawah tekanan.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah, dengan Commonwealth Bank turun 0,55 persen, ANZ turun 0,80 persen, National Australia Bank turun 0,15 persen dan Westpac Bank turun 0,81 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih rendah, dengan Rio Tinto turun 1,23 persen, Fortescue Metals turun 0,36 persen dan BHP turun 1,04 persen, namun penambang emas Newcrest naik 0,45 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas merosot, dengan Oil Search turun 2,42 persen, Santos turun 2,19 persen, dan Woodside Petroleum turun 1,06 persen.

Supermarket terbesar Australia bervariasi, dengan Coles naik 0,56 persen dan Woolworths turun 1,28 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra menguat 0,42 persen, perusahaan penerbangan nasional Qantas kehilangan 0,18 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 1,27 persen. (pep)

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU
PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:55 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Alasan “Komunikasi Tidak Efektif” Dipakai PHK, Kuasa Hukum: Tak Sesuai UU

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Berita Terbaru