Wall Street Terus Koreksi, Pasar Cerna Risalah Fed

- Pewarta

Kamis, 17 Agustus 2023 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Suasana bursa saham di Wall Street, AS/DOk

Foto ilustrasi: Suasana bursa saham di Wall Street, AS/DOk

MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham utama di Bursa Wall Street terus koreksi dan melemah lagi pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB). Pasar mencerna risalah dari Bank Sentral AS (Fed).

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 180,65 poin, atau 0,52% menjadi 34.765,74. S&P 500 juga merosot sebesar 0,76%, ditutup pada 4.404,33. Sementara itu, Nasdaq Composite anjlok sebesar 1,15%, menjadi 13.474,63.

The Fed merilis risalah pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang diadakan pada 25-26 Juli. Pembuat kebijakan Fed mengatakan bahwa meskipun ada tanda-tanda kemajuan inflasi, itu tetap jauh di atas target 2%.

“Dengan inflasi yang masih jauh di atas target jangka panjang dan pasar tenaga kerja yang tetap ketat, sebagian besar peserta tetap melihat risiko kenaikan inflasi yang signifikan, yang mungkin memerlukan pengetatan kebijakan moneter yang lebih lanjut,” demikian ringkasan pertemuan tersebut.

Saat ini, tingkat suku bunga federal berada dalam kisaran antara 5,25% hingga 5,5%, level tertinggi dalam lebih dari 22 tahun.

Saham Intel turun lebih dari 3%, memimpin penurunan Dow. Layanan komunikasi, real estate, dan sektor konsumen termasuk di antara sektor-sektor S&P 500 yang performanya paling buruk, masing-masing turun lebih dari 1%.

Sementara itu, musim laporan keuangan perusahaan berlanjut. Saham Target naik sekitar 3% meskipun memangkas proyeksinya untuk tahun ini. Perusahaan asuransi Progressive melonjak hampir 9%, berkat laporan laba perusahaannya.

Berita Terkait

Ambil Tindakan yang Lebih Defensif Terhadap Israel; Militer Republik Islam Iran Nyatakan Tak Ragu
Bertutur Kolaborasi: BNSP dan KJRI Hongkong Bahas Peningkatan Kompetensi Pekerja Migran
Wall Street Rebound, Invesor Cermati Imbal Hasil Obligasi
Wall Street Bervariasi, Dow Turun 0,2%
Wall Street Ambles Lebih dari 1%
Wall Street Rebound
Senin Pagi, Saham Asia Dibuka Bervariasi
Wall Street Turun Empat Hari Beruntun
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Senin, 15 April 2024 - 15:50 WIB

Ambil Tindakan yang Lebih Defensif Terhadap Israel; Militer Republik Islam Iran Nyatakan Tak Ragu

Kamis, 21 Desember 2023 - 21:58 WIB

Bertutur Kolaborasi: BNSP dan KJRI Hongkong Bahas Peningkatan Kompetensi Pekerja Migran

Jumat, 29 September 2023 - 08:01 WIB

Wall Street Rebound, Invesor Cermati Imbal Hasil Obligasi

Kamis, 28 September 2023 - 11:21 WIB

Wall Street Bervariasi, Dow Turun 0,2%

Rabu, 27 September 2023 - 08:01 WIB

Wall Street Ambles Lebih dari 1%

Selasa, 26 September 2023 - 08:06 WIB

Wall Street Rebound

Senin, 25 September 2023 - 08:37 WIB

Senin Pagi, Saham Asia Dibuka Bervariasi

Sabtu, 23 September 2023 - 09:21 WIB

Wall Street Turun Empat Hari Beruntun

Berita Terbaru