Twitter Berencana Kembali Luncurkan Layanan Premium

- Pewarta

Minggu, 27 November 2022 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Twitter Berencana Kembali Luncurkan Layanan Premium

Foto ilustrasi: CEO Tesla dan Twitter Elon Musk/IST

MEDIA EMITEN – Twitter berencana untuk meluncurkan kembali layanan premiumnya yang akan menawarkan tanda verifikasi berwarna berbeda ke akun mulai minggu depan. Hal itu diungkapkan Elon Musk, seperti dikuti dari berbagai sumber Minggu 27 November 2022.

Sebelumnya, Twitter menangguhkan layanan premium, yang memberikan label centang biru kepada siapa pun yang membayar US$ 8 dolar AS (sekira Rp125 ribuan) per bulan. Keputusan itu diambil karena gelombang akun palsu yang langsung hadir di platform.

Awalnya, centang biru diberikan kepada entitas pemerintah, perusahaan, selebritas, dan jurnalis yang diverifikasi oleh platform untuk mencegah peniruan identitas.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemilik Twitter Elon Musk mengatakan, ini adalah perubahan terbaru pada platform tersebut. Dalam versi terbaru, Musk mengkategorikan tanda verifikasi. Bagi perusahaan, akan mendapatkan tanda verifikasi emas, pemerintah akan mendapatkan tanda centang abu-abu, dan individu yang membayar layanan tersebut termasuk selebritas akan mendapatkan tanda centang berwarna biru.

“Semua akun terverifikasi akan diautentikasi secara manual sebelum tanda centang diaktifkan. Meski ini keputusan menyakitkan, tapi itu dirasa perlu,” kata Musk Minggu 27 November 2022.

Lebih lanjut, ia menjanjikan “penjelasan yang lebih panjang” pada minggu depan, dengan layanan itu akan diluncurkan secara bertahap mulai 2 Desember.

Sebelumnya pada Kamis (24/11), Musk mengatakan dia akan memberikan “amnesti” untuk akun yang ditangguhkan, menyusul hasil jajak pendapat online yang dia lakukan tentang apakah akun yang “tidak melanggar hukum atau terlibat dalam spam yang mengerikan” harus dipulihkan.

Suara untuk pilihan “YA’ adalah 72 persen. Banyak yang menilai bahwa jajak pendapat daring semacam itu sama sekali tidak ilmiah dan dapat dengan mudah dipengaruhi oleh bot. Sebelumnya, Musk juga menggunakan fitur itu sebelum memulihkan akun mantan Presiden AS Donald Trump.

“Orang-orang telah berbicara. Amnesti dimulai minggu depan. Vox Populi, Vox Dei,” cuit Musk pada Kamis, dengan menggunakan frasa Latin yang berarti “Suara Rakyat, Suara Tuhan.”

Langkah tersebut kemungkinan akan menempatkan perusahaan pada regulator Eropa yang tengah berusaha untuk menekan konten daring yang berbahaya dengan aturan baru yang tegas.


Berita Terkait

Chikita Meidy Bongkar Dugaan Suami Judi Online & Balasannya Bikin Geger
El Rumi vs Jefri Nichol di Ring! Duel Panas SKO Vol.3 Siap Bikin Heboh
Ingin Tampil Seperti Seleb di Media? Tak Percaya Diri Bertemu Jurnalis? Kami Bantu Publikasi Profil Anda!
Aktor Laga Senior Asal Amerika Serikat Steven Seagel Bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto
Lestarikan Warisan Budaya Nusantara, BRI Gelar Nonton Wayang di Kampung BRI Rayakan HUT ke-129
Sajian Live Music Shadenlouth Siap Hibur Pengunjung Cafe, Tempat Nongkrong dan Weddiing Party
HUT Ke-129, BRI Luncurkan Web Series Pakai Hati Reborn Angkat Tema “Champion of Financial Inclusion”
BRImo FSTVL 2024 Hadir Bidik Generasi Muda, Padukan Kecanggihan Teknologi dan Hiburan

Berita Terkait

Senin, 14 Juli 2025 - 13:35 WIB

Chikita Meidy Bongkar Dugaan Suami Judi Online & Balasannya Bikin Geger

Senin, 14 Juli 2025 - 11:07 WIB

El Rumi vs Jefri Nichol di Ring! Duel Panas SKO Vol.3 Siap Bikin Heboh

Jumat, 9 Mei 2025 - 09:40 WIB

Ingin Tampil Seperti Seleb di Media? Tak Percaya Diri Bertemu Jurnalis? Kami Bantu Publikasi Profil Anda!

Selasa, 14 Januari 2025 - 15:48 WIB

Aktor Laga Senior Asal Amerika Serikat Steven Seagel Bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto

Rabu, 25 Desember 2024 - 09:18 WIB

Lestarikan Warisan Budaya Nusantara, BRI Gelar Nonton Wayang di Kampung BRI Rayakan HUT ke-129

Berita Terbaru