Tekanan Inflansi di Kalteng akan Mereda September

- Pewarta

Selasa, 4 September 2018 - 08:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Palangka Raya – Bank Indonesia perwakilan Kalimantan Tengah memperkirakan, tekanan inflasi yang terjadi selama beberapa bulan terakhir di provinsi ini, akan mulai mereda pada bulan September 2018.

Perkiraan tersebut karena beberapa daerah di provinsi lain selama Agustus 2018 sudah mengalami deflasi sekaligus adanya tanda harga-harga mulai normal, kata Kepala BI Perwakilan Kalteng Wuryanto, saat konferensi pers Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID) Kalteng, di Palangka Raya, Selasa (4/9/2018).

“Jadi kami memperkirakan pada September 2018, provinsi Kalteng akan mengalami deflasi antara 0,01 hingga 0,039 persen. Perkiraan ini menunjukkan akan ada penurunan harga-harga selama September 2018,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski memperkirakan deflasi, BI perwakilan Kalteng tetap mengingatkan bahwa suplay atau penyaluran sejumlah komoditas dari daerah lain tetap ada, dan tidak ada kegiatan besar yang dilaksanakan secara mendadak.

Mengenai terjadinya inflasi sebesar 0,02 persen pada Agustus 2018, pria yang juga perwakilan TPID Kalteng itu menyebut, lebih dipengaruhi kelompok administered prices dan core, yaitu komoditas angkutan udara, mobil, rokok kretek filter.

“Administered prices dan core itu kan berkaitan langsung dengan kebijakan pusat. Kalau volatile foods yang berkaitan langsung dengan TPID kan cenderung terkendali, bahkan beberapa komoditasnya, yakni daging ayam ras, bawang merah dan telur ayam ras justru menyumbang deflasi pada Agustus 2018,” kata Wuryanto.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kalteng, selama Agustus 2018 Kota Palangka Raya mengalami deflasi 0,13 persen, dan Sampit inflasi 0,27 persen. Dari gabungan dua kota acuan tersebut, Provinsi Kalteng mengalami 0,02 persen selama Agustus 2018, diikuti laju inflasi tahun kalender 3,13 persen, dan tahun ke tahun 3,47 persen.

Kepala BPS Kalteng Hanif Yahya menyebut, selama tiga bulan terakhir tingkat harga di pasar eceran Palangka Raya cenderung turun melandai, sedangkan di Sampit masih fluktuatif.

Puncak inflasi yang terjadi selama Juni 2018 di Palangka Raya 1,14 persen, menurun secara konsisten hingga Agustus 2018. Puncak inflasi di bulan yang sama di Sampit 1,82 persen, menurun di bulan berikutnya namun menguat kembali di Agustus 2018.

“Merosotnya indeks harga sebagian besar komoditas/jasa kebutuhan rumah tangga selama Juli-Agustus 2018 di kedua kota, lebih dipengaruhi oleh kembalinya harga ke kondisi normal pasca lonjakan inflasi musiman selama hari raya Idul Fitri,” demikian Hanif. (jay)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Huawei Jadi Mitra bagi Ajang GSMA M360 ASEAN 2026

Jumat, 7 Agu 2026 - 00:42 WIB