Sektor Energi Tekan IHSG Turun 1,05%

- Pewarta

Rabu, 28 Desember 2022 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sektor Energi Tekan IHSG Turun 1,05%

Foto ilustrasi: Pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia/Dok

MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup turun 1,05% atau 72,51 poin menjadi 6.850,52 pada akhir perdagangan Rabu 28 Desember 2022. Saham-saham sektor energi terjungkal mendorong IHSG kembali di bawah level psikologis 6.900.

Harga acuan komoditas global yang mengalami penurunan mempengaruhi gerak pasar saham dalam negeri hingga pelemahan sektor energi yang mencatatkan penurunan terdalam.

erdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor terkoreksi dimana sektor energi turun paling dalam yaitu minus 2,05%, diikuti sektor teknologi dan sektor barang konsumen primer masing-masing minus 1,24% dan minus 1,18%. Sedangkan satu sektor meningkat yaitu sektor properti & real estat sebesar 0,29%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, data yang dirilis Jepang menunjukkan bahwa produksi industri Jepang mulai landai pada November 2022 dengan penurunan hanya 0,1% saja.

Meski demikian, nilai tukar yen masih mengalami pelemahan seiring dengan klarifikasi Bank of Japan (BoJ) bahwa kejutan adanya perubahan kebijakan atas target imbal hasilnya yang diumumkan sebelumnya bukan merupakan indikasi bahwa Jepang akan mulai keluar dari stimulusnya secara masif.

Dibuka menguat, IHSG tak lama langsung bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih tak mampu beranjak dari zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu NZIA, PADA, PANR, KETR, dan NICL. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni ISAP, BYAN, KRYA, PBRX, dan CLEO.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 932.782 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 19,97 miliar lembar saham senilai Rp8,94 triliun. Sebanyak 162 saham naik, 364 saham menurun, dan 181 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 107,37 atau 0,41% ke 26.340,5, indeks Hang Seng menguat 305,85 atau 1,56% ke 19.898,91, indeks Shanghai turun 8,17 poin atau 0,26% ke 3.087,4, dan indeks Strait Times naik 0,59 poin atau 0,02% ke 3.266,97.

Berita Terkait

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Berita Terbaru