Rupiah Menguat, Politisi Golkar Sebut Kinerja Tim Perekonomian Membaik

- Pewarta

Selasa, 9 Juni 2020 - 00:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah Menguat, Politisi Golkar Sebut Kinerja Tim Perekonomian Membaik

Foto ilustrasi: BI siap melakukan redenominasi rupiah/DOk.

Mediaemiten.com, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin optimistis melihat hasil kerja tim ekonomi Indonesia yang dipimpin Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Terlebih Indonesia diprediksi menjadi salah satu dari empat negara di dunia yang pada akhir 2020 memiliki pertumbuhan ekonomi positif.

“Saya optimistis karena dolar saat ini sudah di bawah 14 ribu, artinya tim ekonomi telah bekerja secara serius dan baik, dolar terbukti turun dan tidak perkasa lagi, Indonesia juga diprediksi menjadi negara yang segera recovery menghadapi pandemi Covid-19 di dunia,” ungkap Nurul, menanggapi hasil survey persepsi masyarakat terhadap penanganan Covid-19 yang dilakukan Indikator Politik Indonesia.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyatakan data-data dari hasil survey tersebut bukanlah angka yang menakutkan. Pasalnya survey dilakukan saat pandemi Covid-19. Perihal Kepuasan masyarakat terhadap kondisi perekonomian nasional memang menurun selama bulan Mei 2020 Nurul melihatnya sebagai hal wajar.

“Survey ini dilakukan masa pandemi Covid-19, jadi masalahnya lebih menyangkut perasaan. Ketika pertanyaan seperti itu diajukan pada masa pandemi, maka tidak ada keceriaan dalam jawabannya, karena semua dalam situasi prihatin”ucap Nurul.

“Meski ada Bansos di sana, tetap saja dianggap masih kurang. Tapi kalau survey dilakukan pada masa normal tentu jawabnya akan berbeda,” kata Nurul Arifin dalam webinar Evaluasi Publik terhadap Penanganan Covid-19, Kinerja Ekonomi dan Implikasi Politiknya, pada Minggu (7/6/2020).

Menurut Nurul, ia optimis melihat Indonesia dimana bantalan ekonominya bekerja dengan baik dan tidak membuat chaos.

“Pemerintah dan tim ekonominya saat ini sudah bekerja dengan keras dan terbukti sudah baik,” kata Nurul, yang juga salah satu Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Selain itu ia juga melihat jika masyarakat mempunyai kemampuan analisa yang baik dan fair, khususnya dalam mensupport Gugus Tugas Covid-19 yang dinilai sudah bekerja dengan baik.

“Mereka bisa melihat ini situasi yang tidak normal, bukan situasi lokal tapi juga terjadi di seluruh dunia,” tambah Nurul.

Indonesia saat ini diprediksi masih memiliki pertumbuhan ekonomi positif hingga akhir tahun 2020 sebesar 2,2 persen.

“Hanya empat negara yang diprediksi akan segera pulih yakni Cina, India, Mesir dan Indonesia,” kata Burhanudin Mutadi, Dirut Indikator Politik Indonesia, mengutip hasil survey dari The Economist. (dio)

Berita Terkait

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Berita Terbaru