OPEC+ Dukung Pengurangan Produksi dari Arab, Rusia, dan Aljazair

- Pewarta

Kamis, 6 Juli 2023 - 08:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan mitranya (OPEC+)/Dok.

Foto ilustrasi: Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan mitranya (OPEC+)/Dok.

MEDIA EMITEN – Para menteri energi dan perminyakan dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) menyatakan dukungan untuk pengurangan produksi terbaru oleh Arab Saudi, Rusia, dan Aljazair.

Arab Saudi dan Aljazair termasuk di antara 13 negara anggota OPEC, dan Rusia adalah salah satu dari 10 sekutu organisasi tersebut. Sebanyak 23 negara membentuk aliansi produsen minyak yang disebut “OPEC+.”

Arab Saudi pada Senin (3/7) memperpanjang pengurangan produksi sukarela sebesar 1 juta barel per hari (bph) hingga Agustus 2023, sementara Rusia mengumumkan rencana untuk memangkas ekspor minyak sebesar 500.000 barel per hari pada Agustus.

Juga pada Senin (3/7), Aljazair memutuskan untuk secara sukarela mengurangi produksi minyak mentahnya sebesar 20.000 barel per hari lagi pada Agustus.

Para menteri energi dan perminyakan OPEC yang menghadiri Seminar Internasional OPEC ke-8 di Wina pada Rabu (5/7) “menyatakan penghargaan mereka” atas keputusan Arab Saudi dan berterima kasih kepada Rusia dan Aljazair atas pengumuman terbaru mereka, kata OPEC.

Bertemu di sela-sela seminar, para menteri “mengambil kesempatan untuk meninjau kondisi pasar dan setuju untuk melanjutkan konsultasi dengan mitra non-OPEC mereka, melalui mekanisme yang telah diterapkan … dalam upaya berkelanjutan mereka untuk mendukung pasar minyak yang stabil dan seimbang,” kata OPEC.

Para menteri dari negara-negara OPEC+ dan negara-negara konsumen minyak, serta perwakilan organisasi internasional, perusahaan minyak dan energi, akademisi, dan pakar industri lainnya, menghadiri Seminar Internasional OPEC ke-8.

Berita Terkait

Bertutur Kolaborasi: BNSP dan KJRI Hongkong Bahas Peningkatan Kompetensi Pekerja Migran
Wall Street Rebound, Invesor Cermati Imbal Hasil Obligasi
Wall Street Bervariasi, Dow Turun 0,2%
Wall Street Ambles Lebih dari 1%
Wall Street Rebound
Senin Pagi, Saham Asia Dibuka Bervariasi
Wall Street Turun Empat Hari Beruntun
Wall Street Anjlok, Indeks Kecemasan Meningkat
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 21 Desember 2023 - 21:58 WIB

Bertutur Kolaborasi: BNSP dan KJRI Hongkong Bahas Peningkatan Kompetensi Pekerja Migran

Jumat, 29 September 2023 - 08:01 WIB

Wall Street Rebound, Invesor Cermati Imbal Hasil Obligasi

Kamis, 28 September 2023 - 11:21 WIB

Wall Street Bervariasi, Dow Turun 0,2%

Rabu, 27 September 2023 - 08:01 WIB

Wall Street Ambles Lebih dari 1%

Selasa, 26 September 2023 - 08:06 WIB

Wall Street Rebound

Senin, 25 September 2023 - 08:37 WIB

Senin Pagi, Saham Asia Dibuka Bervariasi

Sabtu, 23 September 2023 - 09:21 WIB

Wall Street Turun Empat Hari Beruntun

Jumat, 22 September 2023 - 08:00 WIB

Wall Street Anjlok, Indeks Kecemasan Meningkat

Berita Terbaru