Moeldoko-Fadli Zon Islah, Dualisme Kepengurusan HKTI “Happy Ending”

- Pewarta

Jumat, 29 Mei 2020 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Moeldoko-Fadli Zon Islah, Dualisme Kepengurusan HKTI “Happy Ending”

Mediaemiten.com, Jakarta – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) kembali rukun. Dualisme kepengurusan berakhir setelah Moeldoko dan Fadli Zon -dua pimpinan dari dua kubu berbeda- mencapai kata sepakat.

“Sudah waktunya HKTI bersatu kembali untuk memikirkan masa depan petani dan pertanian,” kata Moeldoko dilansir dari Antara, Kamis (28/5/2020).

Kedua pimpinan baru HKTI ini melihat kesejahteraan petani dan pertanian menjadi tugas bersama. Keduanya sepakat menyisihkan konflik yang berlarut.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Moeldoko dan Fadli Zon pun sepakat menyatukan kembali HKTI demi kepentingan yang lebih luas yakni kesejahteraan petani Indonesia. “Sekitar 30 persen tenaga kerja ada di sektor pertanian. Pascapandemi Covid-19, sektor pertanian sangat memerlukan perhatian dari seluruh stakeholder,” kata Moeldoko.

Bagi Moeldoko, Fadli Zon bukanlah sosok yang baru dikenalnya. Dia mengenal Fadli Zon bahkan saat dirinya masih berpangkat kolonel. “Insya Allah ‘chemistry’ kami sudah teruji,” kata Moeldoko.

Fadli Zon dalam kesempatan terpisah mengatakan pihaknya telah berdiskusi dengan pihak Moeldoko. “Sudah diskusi dan dialog dengan Pak Moeldoko tentang reunifikasi HKTI yang 10 tahun terpisah. Kita segera bentuk tim kerja untuk penyatuan dua organisasi petani HKTI,” kata Fadi Zon.

Fadli Zon pun berharap langkah ini dapat memajukan dan memperkuat kehidupan petani Indonesia. Islah juga diharapkan bisa berdampak baik, tidak hanya untuk HKTI, tetapi juga untuk para petani dan masyarakat Indonesia.

Dualisme kepengurusan HKTI bermula dari konflik internal dalam tubuh HKTI antara Prabowo Subianto dengan Oesman Sapta Odang (OSO). Proses dualisme ini sampai ke Mahkamah Agung (MA) dengan keputusan kasasi MA menyatakan Prabowo sebagai Ketua Umum HKTI periode 2010-2015.

Tapi, Oesman tetap menyatakan diri sebagai pimpinan HKTI. Dualisme ini terus berlanjut ketika Prabowo memberikan mandat kepada Fadli Zon sebagai ketua umum dan Oesma Sapta memberikan amanat HKTI kepada Moeldoko. (jaw)

Berita Terkait

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Berita Terbaru

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Pers Rilis

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:17 WIB