Menkeu : Pengurangan Impor Peluang Bagi Industri dalam Negeri

- Pewarta

Kamis, 16 Agustus 2018 - 03:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan rencana pengurangan impor untuk memperbaiki kinerja neraca transaksi berjalan memberikan peluang bagi industri dalam negeri guna memperkuat daya saing.

“Salah satu benang merah yang bisa kita manfaatkan adalah industri dalam negeri harus melihat ini sebagai peluang,” ujar Sri Mulyani saat ditemui di Jakarta, Rabu (15/8/2018).

Sri Mulyani mengatakan rencana pengendalian impor bisa membuat pasokan barang impor menjadi terbatas sehingga mau tidak mau kebutuhan harus dipenuhi dari dalam negeri.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, tambah dia, tekanan global yang memicu terjadinya perlemahan nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS bisa membuat pengusaha enggan untuk mengimpor barang, karena harga impor barang menjadi lebih mahal.

Dengan kondisi tersebut, pelaku usaha bisa memperoleh peluang untuk menyediakan pasokan dalam negeri yang dibutuhkan oleh masyarakat agar ketergantungan terhadap impor berkurang.

Untuk itu, pemerintah akan memperkuat daya saing industri melalui berbagai relaksasi atau pemberian insentif agar barang subtitusi impor bisa hadir di dalam negeri.

“Kita akan melihat halangannya, apakah mereka tidak punya akses keuangan, apakah mereka tidak punya technical, ataukah mereka perlu insentif yang lain,” ujar Sri Mulyani.

Sebelumnya, pemerintah berupaya untuk menekan defisit neraca transaksi berjalan dengan mengkaji ulang proyek infrastruktur pemerintah yang selama ini menggunakan bahan baku maupun bahan penolong impor.

Upaya lain yang akan dilakukan adalah dengan mengurangi impor 500 jenis komoditas di sektor perdagangan maupun perindustrian, yang bisa diproduksi di dalam negeri. (sat)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru