Covid-19 di Indonesia, Kedai Sayur Luncurkan Layanan Business-to-Consumer (B2C)

- Pewarta

Kamis, 28 Mei 2020 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Covid-19 di Indonesia, Kedai Sayur Luncurkan Layanan Business-to-Consumer (B2C)

Mediaemiten.com, Jakarta – Merebaknya pademi COVID-19 membuat pasar produk pangan mengalami ​shifting demand dari Business-to-Business (B2B) seperti hotel, restoran dan kafe menjadi Business-to-Consumer (B2C). Hal ini dirasakan pula oleh Kedai Sayur Indonesia dimana terjadi peningkatan permintaan yang cukup tajam pada konsumen B2C.

Penyebaran pandemi COVID-19 di Indonesia memberikan dampak yang sangat terasa oleh masyarakat Indonesia, khususnya dalam hal kebiasaan berbelanja. Sebelumnya, masyarakat memilih menghabiskan anggaran belanja guna keperluan konsumsi dan gaya hidup dan melakukan transaksi secara langsung dengan mendatangi pusat perbelanjaan, kini masyarakat cenderung beralih menggunakan kesempatan berbelanja untuk memenuhi kebutuhan pangan dan konsumsi sehari-hari dan dilakukan secara daring.

Perubahan kondisi ini juga memberikan dampak kepada perusahaan yang bergerak dalam bidang ​agritech seperti Kedai Sayur. Perusahaan ​start up tersebut mengalami peningkatan penjualan khususnya B2C, ​traffic social media dan jumlah unduhan aplikasi Kedaisayur.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemerintah juga memberikan dampak kepada pasar B2B. Adrian Hernanto selaku CEO Kedai Sayur mengatakan bahwa walaupun terjadi penurunan permintaan dari pasar B2B, di sisi lain peningkatan yang signifikan terjadi dari pasar B2C atau konsumen rumahan. Terjadinya ​shifting demand tersebut membuat Kedai Sayur dengan sigap melakukan perubahan ​flow ​ bisnis dan meluncurkan layanan baru yaitu B2C demi memenuhi permintaan pasar.

Layanan B2C berupa Aplikasi Kedaisayur – Sayur dan Lauk Pauk Online telah diluncurkan secara resmi oleh Kedai Sayur dan dapat di unduh secara gratis di Playstore dan Appstore. Tidak hanya melalui aplikasi Kedaisayur, masyarakat juga bisa mendapatkan produk-produk segar dari Kedai Sayur melalui ​Official Store Tokopedia dan Blibli.com.

Hadirnya ​channel dan aplikasi baru tersebut diharapkan dapat memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan selama masa pandemi COVID-19. Kedai Sayur juga memiliki strategi dan langkah untuk menghadapi tingginya permintaan konsumen B2C, diantaranya;melakukan analisis produk ​high demand, ​pricing control, memastikan ketersediaan stok langsung dari sumbernya, memeperketat ​quality control, dan lain sebagainya agar dapat memberikan layanan terbaik bagi konsumen. Selain melalui aplikasi Kedaisayur.

Di tengah pandemi COVID-19 yang melanda, Kedai Sayur juga memiliki atensi yang tinggi kepada masyarakat yang terdampak langsung oleh pandemi. Lapisan masyarakat yang rentan oleh dampak tersebut adalah pekerja harian yang kehilangan penghasilan atau karyawan yang dirumahkan. Salah satu bentuk atensi Kedai Sayur kepada mereka adalah membuka paket donasi yang akan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Hal ini merupakan wujud dari misi kemanusiaan Kedai Sayur. Paket donasi tersebut ditarifkan sebesar Rp. 100.000, yang terdiri dari produk sayur dan sembako. Selain itu, agar distribusi tepat sasaran, Kedai Sayur telah melakukan penyortiran calon penerima donasi dengan kriteria tempat tinggal/kerja di daerah red zone dan penghasilan terhenti. Kedai Sayur berharap, dengan semua layanan yang diberikan dapat memberikan kontribusi positif kepada masyarakat.

Selain layanan B2B dan B2C, Kedai Sayur juga memiliki layanan khusus bernama Mitra Sayur. Mitra Sayur merupakan pedagang sayur baik itu pedagang keliling ataupun dengan lapak atau kios yang menjadi konsumen Kedai Sayur. Layanan ini pertama kali diluncurkan sejak awal didirikannya Kedai Sayur dengan visi membantu para pedagang sayur meningkatkan bisnis mereka.

Saat ini sudah lebih dari tujuh 7 ribu pedagang sayur yang tergabung menjadi mitra Kedai Sayur dan merasakan dampak positif terhadap usahanya. Untuk memberikan layanan terbaik, Kedai Sayur saat ini telah memiliki dua buah Distribution Centre (DC) yang berlokasi di Setu, Jakarta Timur dan juga Cipondoh, Tangerang, dengan pasokan produk pangan segar dari 30 lebih vendor yang terdiri dari petani, pasar induk, dan pasar lokal. (psp)

Berita Terkait

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Berita Terbaru

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Pers Rilis

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:18 WIB