India Stop Ekspor, Harga Beras di Asia Melonjak

- Pewarta

Selasa, 22 Agustus 2023 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi:  Harga beras melonjak ke level tertinggi dalam hampir 15 tahun/Dok.

Foto ilustrasi: Harga beras melonjak ke level tertinggi dalam hampir 15 tahun/Dok.

MEDIA EMITEN – Harga beras melonjak ke level tertinggi dalam hampir 12 tahun, setelah larangan ekspor beras India dan kondisi cuaca buruk merusak produksi dan pasokan makanan pokok utama Asia, menurut badan pangan PBB.

Harga beras global sangat mengkhawatirkan,” kata Qingfeng Zhang, direktur senior Bank Pembangunan Asia, dikutip dari CNBC Intrnational, Selasa 22 Agustus 2023.

Berbagai faktor memicu kekhawatiran bahwa kekurangan pasokan beras dapat menandai kembalinya kenaikan harga komoditas pangan lainnya di Asia, antara lain iklim ekstrim akibat pemanasan global, bersamaan dengan timbulnya El Niño untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

El Niño merupakan fenomena cuaca yang dipicu oleh pemanasan suhu air di Samudera Pasifik khatulistiwa bagian timur dan tengah, yang membawa kondisi cuaca liar yang menimbulkan malapetaka secara global.

Pada puncak krisis harga pangan pada tahun 2010-2012, Bank Pembangunan Asia (ADB) memperkirakan bahwa kenaikan harga pangan internasional sebesar 30% pada tahun 2011 berarti 10% harga beras di negara-negara berkembang di Asia, dan mengurangi 0,6 poin persentase produk domestik bruto.

ADB saat itu menyatakan bahwa kenaikan harga pangan domestik sebesar 10% di negara-negara berkembang di Asia akan mendorong 64,4 juta orang ke dalam kemiskinan, berdasarkan garis kemiskinan $1,25 per hari. Hal ini berarti meningkatkan angka kemiskinan dari 27% menjadi 29% pada periode tersebut.

Yang pasti, sebagian besar negara Asia akan mampu menahan guncangan pasokan beras saja.

Fakta bahwa beberapa negara di kawasan ini – seperti Thailand, Vietnam, Myanmar dan Kamboja – adalah eksportir bersih. China, pasar beras terbesar di dunia, hanya mengimpor 1% dari kebutuhan berasnya dari sebagian besar Vietnam dan Myanmar, sehingga “terpukul sangat minim” oleh kekurangan pasokan dari India.

Pasokan beras di China berada di bawah ancaman setelah tingkat siaga banjir dinaikkan untuk tiga provinsi, yang biasanya menyumbang hampir seperempat produksi beras negara itu. Namun, Tay menunjuk pada persediaan beras di negara ini, yang jumlahnya minimal delapan bulan dari kebutuhan tahunannya.

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Persrilis.com dan New Media Network Luncurkan Solusi Distribusi Press Release dengan Audiens Lebih Luas
Transformasi Distribusi Press Release, Persrilis.com Gandeng New Media Network Jawab Tantangan Algoritma
Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel
Menulis dari Daerah: 24jamnews.com Buka Peluang Jurnalis Lokal Mandiri
Industri Pasar Modal Sambut Positif Keputusan RUA dan RUALB PROPAMI
Reformasi Pajak Penghasilan 2025: Apa yang Perlu HR dan Karyawan Ketahui?
Media Hallo.id Hadirkan Layanan Khusus Galeri Foto Perusahaan
Menkeu Sri Mulyani Kendalikan Bunga Utang di Tengah Badai Ekonomi

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:13 WIB

Persrilis.com dan New Media Network Luncurkan Solusi Distribusi Press Release dengan Audiens Lebih Luas

Senin, 18 Mei 2026 - 06:18 WIB

Transformasi Distribusi Press Release, Persrilis.com Gandeng New Media Network Jawab Tantangan Algoritma

Kamis, 20 November 2025 - 16:00 WIB

Jangkauan Global dan Lokal: PR Newswire–PSPI Hadirkan Distribusi Pers Rilis yang Cepat dan Kredibel

Kamis, 23 Oktober 2025 - 16:01 WIB

Menulis dari Daerah: 24jamnews.com Buka Peluang Jurnalis Lokal Mandiri

Senin, 29 September 2025 - 19:20 WIB

Industri Pasar Modal Sambut Positif Keputusan RUA dan RUALB PROPAMI

Berita Terbaru