BEI Yakini Peringatan Dini Bisa Kurangi Aksi ‘Goreng Saham’

- Pewarta

Senin, 13 Februari 2023 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEI Yakini Peringatan Dini Bisa Kurangi Aksi ‘Goreng Saham’

Foto ilustrasi: PT Bursa Efek Indonesia (BEI)/Dok.

MEDIA EMITEN – Bursa Efek Indonesia (BEI) meyakini peringatan dini (early warning) yang diterapkan dapat mengurangi bahkan mencegah aksi “menggoreng saham” di pasar modal Tanah Air.

“Sudah ada immediate action, tindakan mendahului. Unusual market Activity (UMA) atau suspensi, cooling down. Kita harapkan itu early warning bagi investor, sehingga itu (saham gorengan) lebih berkurang,” kata Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Kristian Sihar Manullang di Jakarta, Senin 13 Februari 2023.

Dengan berbagai peringatan dini tersebut, pihaknya berharap saham yang mengalami volatilitas dan tidak didukung fundamental yang tidak memadai bisa berkurang ke depannya, sekaligus sebagai upaya melindungi investor.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah suspensi sahamnya, setelah dibuka masuk ke papan pemantauan khusus satu bulan. Tetap bisa diperdagangkan tapi dibatasi,” ujar Kristian.

Pihaknya bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan terus mengawal perdagangan di bursa saham Indonesia untuk mencegah terjadinya transaksi perdagangan yang tidak biasa atau biasa disebut “aksi menggoreng saham”.

“Koordinasi pengawasan tetap berjalan. Bukan lebih ketat, apa yang dilakukan selama ini sudah oke. Kita lakukan secara konsisten. Kalau ketat seakan-akan dulu longgar,” katanya.

Sebelumnya, dia menyebut untuk saham- saham yang memiliki catatan khusus terkait fundamental dan volatilitas harga, akan dimasukkan ke dalam papan pemantauan khusus.

“Bursa juga memberikan notasi khusus dan selanjutnya memasukkan ke dalam pemantauan khusus kepada saham saham tertentu yang memiliki catatan khusus terkait fundamental dan volatilitas harga,” ujar Kristian.

Pihaknya akan melakukan aksi cepat (immediate action) terhadap nasabah- nasabah melalui Anggota Bursa (AB), sebagai upaya preventif untuk mengingatkan terkait perilaku transaksi mereka.

“Semuanya ini bertujuan untuk perlindungan investor,” kata Kristian.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo berharap aksi menggoreng saham Gautam Adani di India tidak terulang di pasar modal Indonesia, yang mana kasus mikro tersebut berdampak besar terhadap perekonomian negara.

“Satu perusahaan Adani kehilangan 120 miliar dolar AS, hilang. Dirupiahkan Rp1.800 triliun. Hati-hati mengenai ini, pengawasan, pengawasan, pengawasan. Jangan sampai ada yang lolos seperti itu karena goreng- menggoreng Rp1.800 triliun,” ujar Presiden Jokowi.

Berita Terkait

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca
SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup
PROPAMI dan BEI Bahas Penguatan Kualitas Perusahaan yang Masuk Bursa

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 09:58 WIB

Kecepatan Tayang Jadi Solusi Distribusi Press Release di Platform Media Sosial, Siarannews.com Gandeng NMN

Kamis, 10 September 2026 - 16:40 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Kamis, 10 September 2026 - 16:06 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Kamis, 10 September 2026 - 15:24 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Kamis, 10 September 2026 - 14:50 WIB

Demi Jurnalisme yang Berkualitas, Hallo.id Menghadirkan Platform ‘Traktir Kopi’ untuk Apresiasi dari Pembaca

Berita Terbaru

Rianlon Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Pasar Global

Pers Rilis

Rianlon Ekspansi ke Malaysia, Perkuat Pasar Global

Jumat, 25 Sep 2026 - 02:32 WIB