MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah 14,08 poin atau 0,2% ke level 6.860,8 pada penutupan perdagangan Selasa 24 Januari 2023.
IHSG tertekan oleh koreksinya saham-saham unggulan (bluechip) dengan indeks kelompok 45 (LQ45) turun 1,6 poin atau 0,18% ke posisi 939,3. Saham batubara tertekan oleh pelemahan harga komoditas tersebut di pasar global.
Harga batu bara acuan di ICE Newcastle Coal Futures Australia mengalami koreksi ke 290 dolar Amerika Serikat (AS) per ton pada Selasa turun 4,49% menjadi US$ 290.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Turunnya harga batu bara dipicu sejumlah faktor diantaranya melandainya permintaan karena peningkatan produksi, perlambatan ekonomi China, menurunnya harga gas, serta mulai meredanya musim dingin di Eropa.
Meskipun demikian Indonesia sendiri menetapkan Harga Batu Bara Acuan (HBA) senilai 305,21 dolar AS per ton pada Januari 2023 atau naik 8,43 persen dari sebelumnya 281,48 dolar AS per ton pada Desember 2022.
Selain itu, pelemahan IHSG hari ini juga didorong oleh koreksinya saham- saham big banks, seperti BBRI, BBCA, BMRI, dan BBNI.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor meningkat dengan sektor teknologi paling tinggi 3,16%, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor barang baku masing-masing naik 1,06% dan 0,52%.
Baca Juga:
Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka
YINGFA Pamerkan Sel Surya TOPCon 3.0 Multi-Cut dan XBC 2.0 di REI 2026
Sedangkan tujuh sektor terkoreksi dengan sektor kesehatan turun paling dalam 0,48%, diikuti sektor industri dan sektor infrastruktur masing-masing turun 0,4% dan minus 0,38%.
Meskipun demikian, investor asing mencatatkan pembelian dengan beli bersih (net foreign buy) sebesar Rp 156,08 miliar di semua pasar dan Rp 102,77 miliar di pasar reguler.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu PEVE, PICO, MKTR, WIRG, dan TRUK. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni FILM, OKAS, TAYS, BPTR dan FIRE.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.048.492 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan 23,09 miliar lembar saham senilai Rp7,96 triliun. Sebanyak 275 saham naik, 250 saham menurun, dan 191 tidak bergerak nilainya.
Baca Juga:
Comarch Loyalty Mengubah Program Loyalitas Azerbaijan Airlines Menjadi Ekosistem Teknologi Finansial
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 393,1 poin atau 1,46% ke 27.299,1. Sedangkan, Indeks Hang Seng, Indeks Shanghai, dan Indeks Straits Times masih libur memperingati Tahun Baru Imlek 2574 Kongzili.








