MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik 26,39 poin atau 0,37% menjadi 7.080,52 pada akhir perdagangan Kamis 24 November 2022.

Saham sektor properti dan real estate bangkit didorong sentimen risalah Federal Reserve (The Fed) yang akan menaikkan suku bunga dalam laju yang lebih kecil, atau perlambatan laju kenaikan suku bunga acuannya.

Investor menilai hal itu sebagai indikasi bahwa The Fed meyakini lonjakan inflasi akan mereda pada bulan-bulan mendatang seiring dengan melambatnya aktivitas ekonomi akibat biaya pinjaman yang semakin mahal.

Sikap Bank Sentral AS dilakukan setelah mereka mengevaluasi dampak kebijakan terhadap perekonomian, demikian risalah tersebut yang dirilis Rabu malam (Kamis pagi WIB).

Sinyal ini ditangkap pasar saham sebagai hal yang positif, sehingga mayoritas bursa saham Asia ditutup naik, termasuk IHSG.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor meningkat dimana sektor properti & real estat naik paling tinggi yaitu 1,97%, diikuti sektor kesehatan dan sektor barang konsumen primer masing-masing 0,83% dan 0,36%. Sedangkan dua sektor meningkat yaitu sektor teknologi dan sektor energi masing-masing sebesar 1,2% dan 0,7%.

Kenaikan IHSG hari ini juga ditopang aksi beli oleh investor asing yang mencatatkan beli bersih (net foreign buy) saham senilai Rp 970,20 miliar di seluruh pasar, sedang di pasar reguler net foreign buy tercatat Rp 381,77 miliar.

Net foreign buy terbanyak pada saham PT Soho Global Health Tbk (SOHO) Rp 590,52 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 214,31 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 138,76 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 74,40 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 59,69 miliar.

Sebaliknya kelima saham ini dilanda aksi jual (net sell) oleh investor asing, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 42,16 miliar, PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 40,11 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 22,99 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 21,95 miliar, dan PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) Rp 21,86 miliar.

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu BBSS, BCIP, INDX, TRIS, dan BANK. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni KIOS, CARS, BABP, BIPI, dan KEEN.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.162.089 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 40,44 miliar lembar saham senilai Rp10,7 triliun. Sebanyak 253 saham naik, 270 saham menurun, dan 179 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 267,35 atau 0,95% ke 28.383,09 indeks Hang Seng naik 137,09 atau 0,78% ke 17.660,9, indeks Shanghai melemah 7,6 poin atau 0,25% ke 3.089,31, dan indeks Straits Times turun 3,11 poin atau 0,1% ke 3.252,88.