MEDIA EMITEN – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memutuskan untuk membagikan dividen interim tunai sebesar Rp 4,31 triliun atau Rp 35 per saham untuk tahun buku 2022. Jumlah dividen ini tercatat meningkat 40% dibandingkan dividen interim tahun buku 2021.

“Kami berterima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan segenap pemegang saham, sehingga Perseroan mampu melanjutkan tren pertumbuhan kinerja yang positif hingga kuartal III tahun 2022. Meskipun terdapat tantangan berupa ketidakpastian kondisi ekonomi global,” kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam keterangan resmi, Rabu 23 November 2022.

Jahja menjelaskan, keputusan pembagian dividen interim ditopang oleh tren pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan hingga kuartal III tahun 2022 serta selaras dengan kondisi permodalan perseroan yang memadai.

Manajemen BCA, kata dia, sangat bersyukur bahwa BCA dapat terus berkontribusi terhadap pemulihan perekonomian nasional, tercermin dari pertumbuhan kredit, dana pihak ketiga, dan aktivitas transaksi perbankan digital.

Menurut dia, likuiditas dan permodalan perseroan juga terjaga pada level yang memadai.

“Pembagian dividen interim tunai ini merupakan komitmen perseroan untuk senantiasa menjalankan bisnis dengan sebaik-baiknya, dalam rangka memberikan nilai tambah yang berkesinambungan kepada pemegang saham,” ujarnya.