Connect with us

BISNIS

Pertamina Dorong Penyandang Disabilitas untuk Mandiri

Published

on

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) memberikan pelatihan menyeluruh tentang membatik kepada para penyandang disabilitas./ Dok. Pertamina.

MEDIA EMITEN – Untuk mendorong semangat itu, PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) yang termasuk bagian dari Subholding Upstream Pertamina menyelenggarakan pelatihan kesenian Batik Betawi bagi 30 orang penyandang difabel pada 24-25 Agustus 2021 di Gedung Balai Pustaka, Jakarta. Ke-30 peserta terdiri dari tunarungu dan tunadaksa.

Communication and Relations Manager PDSI Dhaneswari Retnowardhani mengatakan kegiatan itu untuk mendorong penyandang disabilitas bisa mandiri.

“Potensi difabel sejatinya tidak kalah dari kebanyakan orang sehingga sesungguhnya masih banyak program pelatihan yang bisa diberikan bagi mereka,” ucap Dhanes dalam keterangan yang dikutip Media Emiten dari laman resmi Pertamina, Kamis, 26 Agustus 2021.

Baca Juga: Menteri Luhut dan Menteri Budi Gunadi Lepas Ekspor Alat Suntik PT Oneject Indonesia ke UNICEF dan Ukraina

Harus diakui, karena persaingan kerja yang ketat, sangat challenging bagi penyandang difabel untuk bekerja di perusahaan-perusahaan, terlebih bila tidak memiliki basic pendidikan dan keahlian mumpuni.

Menurutnya, agar dapat hidup mandiri, penyandang difabel harus memiliki semangat berkarya dan kemampuan berwirausaha.

Kegiatan yang masuk ke dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) PDSI ini sesuai dengan Sustainable Development Goal (SDGs) tujuan 1 tentang mengakhiri kemiskinan dalam segala bentuk di mana pun, 8 tentang mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, tenaga kerja penuh dan produktif, dan pekerjaan yang layak bagi semua, dan ke 10 tentang mengurangi ketimpangan di dalam dan antar negara.

Baca Juga: Satu Lagi Pertanda KPK Mulai Hilang Akal Sehat, Rekrut Koruptor Jadi Penyuluh Anti Korupsi

Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan komitmen Pertamina dalam menjawab tantangan ESG untuk pertumbuhan berkelanjutan.

Dhanes menambahkan, potensi difabel sejatinya tidak kalah dari kebanyakan orang sehingga jika bisa disesuaikan saja jenis kegiatan dengan kemampuan dan ketidakmampuannya, sesungguhnya masih banyak program pelatihan yang bisa diberikan.

Pelatihan membatik bagi penyandang difabel merupakan program CSR PDSI yang sudah dijadwalkan sejak awal 2021. PDSI berkeinginan program ini tersistematis dan berkelanjutan sehingga peserta pelatihan memiliki semangat dan kualitas karya batik yang baik dan hasilnya bisa dipasarkan ke publik.

Simak Pula: Polri Pastikan akan Usut Tuntas Kasus Penistaan Agama oleh YouTuber Muhammad Kece

Jika peserta pelatihan batik menghasilkan karya dengan kualitas yang sangat baik, PDSI bahkan dapat turut membantu memasarkan melalui network perusahaan.

Dalam dua hari kegiatan, ke-30 peserta mendapatkan pelatihan menyeluruh tentang membatik, mulai dari menggambar pola, menuangkan cairan malam (lilin) menggunakan canting pada pola, menyelupkan kain pada perwarna kain, hingga proses pengeringan.

Setelah kegiatan pelatihan usai, seluruh peserta masih akan dibekali dengan kain dan tinta untuk modal karya.

Baca Juga: Cacat Integritas dan Potensi Konflik Kepentingan dalam Pengangkatan Direksi dalam Komisaris BUMN

Dhanes berharap program pelatihan membatik dari Pertamina Drilling Services Indonesia ini dapat membuka potensi dan membangun semangat berkarya bagi penyandang difabel yang menjadi peserta pelatihan, sehingga ke depannya tercipta kemandirian. “Karena setiap orang harus mandiri dan berkesempatan memiliki kehidupan yang sejahtera,” katanya. (ENI)


BISNIS

Menko Bidang Perekonomian Pantau Harga Minyak Goreng di Pasar Wonokromo, Surabaya

Published

on

MEDIA EMITEN – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memantau harga minyak goreng di Pasar Wonokromo, Surabaya.

Dengan mendatangi sejumlah pedagang dan menanyakan langsung kepada pembeli terkait fluktuasi harga di pasar itu.

“Dalam tinjauan pasar hari ini, kami mengecek harga operasi pasar, khususnya minyak goreng.”

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di dalam artikel Menko Bidang Perekonomian Pantau Harga Minyak Goreng di Pasar Wonokromo, Surabaya


Continue Reading

BISNIS

Pertamina Catat Peningkatan Konsumsi BBM, LPG, dan Avtur Pada Natal 2021

Published

on

Ilustrasi SPBU. Pertamina mencatat peningkatan konsumsi BBM, LPG, dan Avtur pada Natal 2021. /Dok. Pertamina.com

MEDIA EMITEN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mencatat adanya peningkatan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), LPG, dan Avtur pada hari raya Natal 2021 yang lalu.

Tepatnya pada periode 23-26 Desember 2021, khususnya di wilayah operasi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Hal itu diutarakan oleh Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho, dikutip Hallo.id dari laman resmi Pertamina.

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di dalam artikel Pertamina Catat Peningkatan Konsumsi BBM, LPG, dan Avtur Pada Natal 2021


Continue Reading

BISNIS

Langkah Stabilisasi Harga, Pemerintah Gelar Operasi Pasar di Akhir Tahun 2021

Published

on

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. /Instagram.com/@airlanggahartarto_official

MEDIA EMITEN – Pemerintah terus berupaya mendorong langkah stabilisasi harga guna menurunkan harga beberapa bahan pangan yang mengalami tren kenaikan dalam menjelang akhir tahun.

Pada tanggal 28 Desember 2021, secara nasional harga bahan pangan mengalami kenaikan, tercatat harga minyak goreng kemasan rata-rata sebesar Rp20.350,- per kg.

Telur ayam ras Rp29.500,- per kg, dan cabai rawit merah Rp.96.400,- per kg.

Selanjutnya, silahkan baca berita versi lengkapnya di dalam artikel Langkah Stabilisasi Harga, Pemerintah Gelar Operasi Pasar di Akhir Tahun 2021


Continue Reading

Trending