Connect with us

NASIONAL

Yuk Kenali Jenis Bahaya Letusan Gunung Api di Indonesia

Avatar

Published

on

Ilustrasi letusan Gunung Merapi./Dok. mediaemiten.com.

MEDIA EMITEN –  Gugusan gunung api di Indonesia yang merupakan bagian dari ring of fire dunia menjadikan wilayah Tanah Air memiliki potensi ancaman bahaya letusan.

Sebanyak 127 gunung api aktif berada di wilayah barat hingga timur Indonesia.

Baca Juga: Jangan Disebut Kelompok Kriminal Aksi Kelompok di Papua Termasuk Terorisme dan Separatisme

Untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, masyarakat dapat mengenal lebih dekat jenis bahayanya.

Kepala Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB), Doni Monardo mengungkapkan pentingnya mengenali ancaman atau atau bahaya untuk menghindar atau mengurangi risiko.

Seperti dikutip mediaemiten.com dari laman bnpb.go.id, Doni menyinggung kesiapsiagaan dengan beberapa langkah.

“Pertama, kenali ancaman bencana di sekitar kita. kedua, kurangi risiko bencana sesuai kemampuan kita,” ujar Doni dalam arahan Hari Kesiapan Bencana (HKB) di Jakarta. .

Lalu seperti apa jenis bahaya letusan gunung api?

Ada tiga jenis bahaya letusan gunung api, yaitu bahaya primer, sekunder dan kolateral.

Jenis yang pertama yaitu bahaya primer atau bahaya langsung dari peristiwa letusan gunung api.

Bahaya yang berpotensi terjadi seperti aliran awan panas, lahar letusan atau lumpur panas, jatuhan piroklastik atau hujan abu, leleran lava dan gas vulkanik beracun.

“Kita dapat melihat fenomena ini seperti saat letusan hebat Gunung Merapi yang berada di perbatasan Daerah Istimewa Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah pada 2010 lalu,” ungkap Doni.

Menurutnya, bahaya primer tersebut tidak hanya merusak apa pun lanskap wilayah lereng tetapi juga menelan korban jiwa.

Jenis kedua yaitu bahaya sekunder atau bahaya tidak langsung dari letusan.

Bahaya ini berupa lahar hujan. Lahar hujan atau endapan material erupsi pada puncak dan lereng yang terbawa oleh hujan.

Peristiwa mengalirnya endapan material berupa lumpur dan bahkan batu besar ini dapat mengubah topografi sungai dan merusak infrastruktur.

Bahaya lain dari jenis bahaya sekunder adalah banjir bandang dan longsoran vulkanik. 

Bahaya ini dapat berdampak serius, seperti saat banjir lahar hujan yang merusak jaringan pipa air bersih di sekitar wilayah Kaliurang Barat, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada awal Februari 2021. 

Terakhir, bahaya kolateral atau bahaya lain yang dipicu dampak letusan gunung api.

Bahaya ini dapat memicu gerakan tanah pada tubuh gunung, penyakit endemik, kelaparan dan bahkan tsunami. 

Simak Pula: PKK Jagakarsa Jakarta Selatan Panen Sayuran Hidroponik Bayam Merah

Contoh bahaya kolateral yang pernah terjadi di Indonesia saat tsunami menerjang beberapa kawasan di Provinsi Banten akhir tahun 2018.

Letusan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda menyebabkan fenomena tsunami yang melanda daerah pesisir Banten dan Lampung.  (wan)


NASIONAL

Bupati Bogor Sampaikan Duka Cita kepada Keluarga Korban KRI Nanggala 402

Avatar

Published

on

Bupati Bogor, Ade Yasin bersama Dandim 0621 dan Kapolres Bogor saat melakukan takziah ke rumah duka salah satu korban KRI Nanggala 402./Dok. bogorkab.go.id.

MEDIA EMITEN – Bupati Bogor, Ade Yasin menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum Kolonel Laut (E) Anumerta Irfan, perwira  anggota KRI Nanggala 402 yang gugur saat bertugas di utara Pulau Bali.

Duka cita disampaikan Ade Yasin bersama Dandim 0621 dan Kapolres Bogor saat melakukan takziah ke rumah duka di Perum Grand Harmoni BNR, Desa Sukamantri, Kecamatan Tamansari, Selasa, 27 April 2021.

Baca Juga: Menjelang Ramadhan, Bupati Bogor, Ade Yasin Bagikan Sembako di Zona Rawan Pangan

Ucapan duka cita yang mendalam dan dukungan moril disampaikan kepada istri dan anak-anak serta keluarga yang ditinggalkan, agar tidak terlalu bersedih. 

“Kita doakan semoga almarhum husnul khotimah, diterima iman-Islam nya, karena almarhum selain meninggal dalam tugas juga meninggal di Bulan Ramadhan, semoga amalnya terhitung sebagai jihad untuk negara dan keluarga,” ucap Ade seperti dikutip mediaemiten.com.

Ade meminta kepada masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Bogor untuk mendoakan almarhum, dan apabila tidak keberatan, melaksanakan juga shalat ghaib.

“Untuk pemakaman, kami persilahkan dimana saja, untuk Taman Makam Pahlawan (TMP) di Kabupaten Bogor ada TMP Pondok Rajeg, jika jenazah sudah ada, kami akan persiapkan pemakamannya kalau memang mau di Kabupaten Bogor,” tutur Ade. 

Simak Pula: Jangan Disebut Kelompok Kriminal Aksi Kelompok di Papua Termasuk Terorisme dan Separatisme

Untuk santunan, menurutnya, secara pribadi sudah diberikan, sementara dari pemerintah untuk keluarga terutama anak-anak yang ditinggalkan juga sudah disiapkan.

Untuk pendidikan anak almarhum, informasi dari Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL), semua anak-anak korban KRI Nanggala 402 akan dibiayai pendidikannya. (wan)

 


Continue Reading

NASIONAL

Jasa Press Release di Berbagai Media Berita Online Indonesia

Avatar

Published

on

Media online bisa menjadi salah satu strategi pilihan dalam memperkenalkan produk. /Dok. mediaemiten.com

MEDIA EMITEN – Publikasi di media online bisa menjadi salah satu strategi pilihan dalam memperkenalkan produk, jasa, brand atau bisnis.

Diliput berbagai media di Indonesia menjadi cara membangun keyakinan dan kepercayaan di mata calon pelanggan dan pelanggan. Secara pencarian organik, ini sering disebut sebagai jasa press release.

Press release menjadi jembatan untuk menciptakan berita singkat terkait program kerja atau aktivitas perusahaan atau brand, yang akan diliput di berbagai media online, setelah diolah agar akurat, jelas dan menarik, dengan melalui proses jurnalistik.

Kenapa Melakukan Publikasi di Media Berita Online?

Media berita online di Indonesia marak perkembangannya. Pembacanya terdiri dari berbagai segmen dalam masyarakat dan minat baca tersebut bisa dilihat dari peringkat yang dicapai oleh beberapa media berita online terbesar di Indonesia pada Alexa.com.

Sementara itu, masih banyak media berita online yang tersebar di seantero Indonesia, dengan pembaca yang lebih spesifik.

HalloBogor sebagai salah satu media ternama untuk masyarakat Bogor, yang digagas oleh Budi Purnomo selaku pendiri Hallo Media Network, saat ini sudah tergabung dalam jaringan Pikiran-Rakyat, untuk akses yang lebih luas pada pembacanya, tidak hanya lingkup propinsi, tetapi juga nasional, dalam visinya.

Pages: 1 2 3


Continue Reading

NASIONAL

Selamat Jalan Mbah, Ayahanda Wartawan Senior Budi Purnomo Telah Tiada

Avatar

Published

on

Soemarna Karjodihardjo bersama anaknya, Budi Purnomo dan ibu Soemarna.. /Instagram.com/@budipurnomoid

MEDIA EMITEN – Ayahanda wartawan dan pendiri Hallo Media Network, Budi Purnomo, yaitu Soemarna Karjodihardjo (83 Tahum) meninggal dunia.

Soemarna sempat menderita sakit lambung dan pusing-pusing kemudian, setelah dirawat di Rumah Sakit Majenang (Cilacap), selanjutnya dirujuk ke RS Wiradadi (Banyumas).

“Mbah Kakung (kakek) meninggal dunia tepat pada Rabu, 7 April 2021 jam 00.00 di Rumah Sakit Umum Wiradadi Banyumas,” kata Timothy Alden Wicaksono, cucunya, Rabu, 7 April 2021.

Soemarna yang yang lahir di Solo, Jawa Tengah pada 11 Mei 1938 itu akan diberangkatkan ke tempat peristirahatannya yang terakhir di pemakaman umum di Desa Madura, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap.

“Mbah kakung dimakamkan secara normal karena berdasarkan keterangan RS, hasil PCR (polymerase chain reaction) menunjukkan negatif Covid-19,” kata Timothy.

Sebelum pensiun, sepanjang hidupnya, Soemarna mengabdikan dirinya sebagai seorang pendidik di Kabupaten Cilacap.

Soemarna meninggalkan 4 orang anak yaitu Budi Purnomo (Jakarta), Retno Widiastuti (Mojokerto), Retno Susilowati (Perancis) dan Retno Ambar Riyani (Cilacap). Istrinya, Djuminah Soemarna sudah mendahului pada tahun 2019.

Pages: 1 2


Continue Reading

Trending