Connect with us

BISNIS

Pertamina Suntik Modal ke Mitra Binaan di Sumsel untuk Perluas Distribusi Bright Gas

Avatar

Published

on

Ilustrasi gedung Pertamina./Dok. mediaemiten.com.

MEDIA EMITEN -Pertamina melalui Pemasaran Regional Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) kembali menyalurkan dana Program Kemitraan Pinky Movement untuk 10 mitra binaan di Sumatera Selatan (Sumsel), Senin, 26 April 2021.

Modal usaha sebesar Rp 640 juta ini merupakan penyaluran pertama 2021 pinjaman program Pinky Movement.

Baca Juga: Omzet Mitra Binaan Pertamina Naik Drastis Via Promosi Sosmed GEN UMKM

Dana tersebut secara simbolis diserahkan oleh SAM Retail Sumsel Babel,  Sadli Ario Priambodo,  di Kantor Regional Sumbagsel Palembang, Sumatera Selatan, seperti dikutip mediaemiten.com dari laman pertamina.com, Rabu, 28 April 2021.

Pinky Movement merupakan program pinjaman modal usaha kepada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) outlet LPG subsidi yang mengembangkan bisnis dengan menjual LPG nonsubsidi (bright gas), UMKM pengguna LPG subsidi yang ingin beralih menggunakan LPG nonsubsidi, atau UMKM kuliner yang ingin mengembangkan bisnis dengan memanfaatkan LPG nonsubsidi.

Selain bertujuan untuk melahirkan UMKM yang berdaya saing tinggi, tangguh, dan mandiri, program ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan penyadaran bagi masyarakat tentang perbedaan peruntukan LPG subsidi dan nonsubsidi agar penyalurannya tepat sasaran.

Salah satu mitra binaan, Wahyu Astuti Ningsih, bersyukur karena telah mendapat pinjaman modal untuk memperluas usaha pangkalan LPG-nya.

“Bantuan ini sangat membantu saya dalam mengembangkan usaha. Saya berharap  makin banyak warga di sekitar pangkalan yang mengonsumsi LPG nonsubsidi karena lebih mudah mendapatkan di pangkalan terdekat,” ujarnya.

Baca Juga: Jangan Disebut Kelompok Kriminal Aksi Kelompok di Papua Termasuk Terorisme dan Separatisme

Menurut Unit Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Regional Sumbagsel, Umar Ibnu Hasan, program ini merupakan salah satu bentuk implementasi dan dukungan terhadap tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) No. 8,  yaitu membantu masyarakat untuk mendapat pekerjaan yang layak dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Dengan semakin banyaknya UMKM yang tergabung dalam program ini, diharapkan dapat memenuhi target nasional sebanyak 640 mitra Pinky Movement pada 2021,” katanya. (ENI)


BISNIS

Pakar Digital Ungkap Strategi untuk Mendapatkan Passive Income dari Cryptocurrency

Avatar

Published

on

CEO MenaraDigital Anthony Leong /Instagram.com/@anthonyleong.id

MEDIA EMITEN – Masa depan crypto sebagai komoditas aset berjangka semakin menjanjikan.

Hal ini disebabkan oleh kemampuan pengembangan teknologi yang ditawarkan mata uang crypto tidak terbatas.

Aktivitas trading crypto pun meningkat setiap tahunnya seiring dengan kian banyaknya variasi coin yang ditawarkan.

Kenaikan aktivitas ini juga dorong dengan munculnya platform bursa crypto yang semakin beragam menjadi pendorongnya.

Indonesia melalui Bappeti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka) hingga kini memiliki 13 bursa crypto yang telah resmi terdaftar seperti Indodax, Tokocrypto, Rekeningku, Zipmex, dan lainnya.

Pakar Digital, Anthony Leong mengatakan umumnya untuk mendapatkan mata uang crypto dilakukan dengan aktivitas yang disebut dengan mining (menambang).

Namun kegiatan mining (menambang) cryptocurrency memerlukan kemampuan komputer yang kuat dan dukungan listrik yang besar.

Pages: 1 2 3 4


Continue Reading

BISNIS

Kinerja Pertamina Geothermal Energy Lampaui Target Meski Ditengah Pandemi

Avatar

Published

on

Ilustrasi Pertamina Geothermal Energy./Dok. pertamina.com.

MEDIA EMITEN – Realisasi kinerja operasional PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) sepanjang 2020 melebihi target.

Selama pandemi, PGE berhasil mencatat produksi setara listrik (Electric Volume Produce – Geothermal) sebesar 4.618,27 GWh atau lebih tinggi 14% dari target yang telah ditetapkan tahun 2020 yaitu sebesar 4.044,88 GWh.

Pencapaian di atas target tersebut lantaran pelaksanaan operation excellence yang didukung implementasi Geothermal Integrated Management System.

Baca Juga: Pertamina Suntik Modal ke Mitra Binaan di Sumsel untuk Perluas Distribusi Bright Gas

Dikutip mediaemiten.com, pencapaian PGE tersebut menyumbangkan 31% produksi geothermal nasional 2020 yang ditetapkan Kementerian ESDM sebesar 14.774 Giga Watt Hour (GWh).

Secara rinci, Area Geothermal (AG) Kamojang berhasil mencatat produksi setara listrik sebesar 1.650 GWh atau lebih tinggi 13% dari target RKAP 2020 yang sebesar 1.454 Gwh.

AG Lahendong mencatat produksi setara listrik sebesar 828 GWh atau lebih tinggi 10% dari target yang sebesar 754 GWh.

Kemudian, AG Ulubelu mencatat produksi setara listrik sebesar 1.613 GWh atau lebih tinggi 21% dari target yang sebesar 1.335 GWh. Lalu,

Setelah itu, AG Lumut Balai mencatat produksi setara listrik sebesar 442 GWh atau lebih tinggi 12% dari target yang sebesar 395 GWh.

Selain menjaga pasokan listrik dari pembangkit yang telah dioperasikan saat ini, PGE juga melakukan kajian dalam rangka meningkatkan kapasitas terpasang panas bumi untuk pembangkitan energi listrik dari wilayah operasi eksisting.

Area yang menjadi fokus awal dalam kajian ini adalah Area Ulubelu (Lampung) dan Area Lahendong (Sulawesi Utara).

“PGE terus berkomitmen untuk meningkatkan Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam bauran energi (energy mix) nasional menjadi 23% pada 2025 di sektor panas bumi dengan strategi bisnis yang terukur untuk menjadi World Class Green Energy Company,” kata Direktur Utama PGE Ahmad Yuniarto dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, kedepannya  PGE menargetkan untuk mengoperasikan PLTP dengan kapasitas own operation 1,3 Giga Watt (GW) pada 2030.

Yuniarto menambahkan, saat ini PGE mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi, dimana dalam wilayah kerja tersebut telah terbangkitkan listrik panas bumi sebesar 1877 MW, yang terdiri dari 672 MW yang dioperasikan sendiri (own operation) oleh PGE dan 1205 MW dikelola melalui Kontrak Operasi Bersama.

Kapasitas terpasang panas bumi di Wilayah Kerja PGE tersebut berkontribusi sebesar sekitar 88% dari total kapasitas terpasang panas bumi di Indonesia, dengan potensi pengurangan emisi CO2 sebesar sekitar 9,5 juta ton CO2 per tahun.

Ia mengatakan penghematan juga merupakan salah satu kunci dalam menghadapi tantangan pandemi Covid-19 di sepanjang tahun 2020, dari anggaran biaya operasional yang sudah direncanakan, PGE dapat melakukan efisiensi biaya operasi sebesar 9%.

Simak Juga: Mediasi Fara Luwia dan Tergugat PT SNI, PT NWG dan PT LPI Tidak Mencapai Harapan

Pertamina Geothermal Energy juga mendukung strategi pemerintah dalam me-utilisasi produk-produk dalam negeri.

“Untuk penerapan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) PGE telah menerapkan Pemanfaatan TKDN sebesar 63,39% melebihi target yang telah direncanakan tahun 2020 sebesar 25%,” kata Yunarto. (wan)


Continue Reading

BISNIS

Indosat OoredooTambah Kapasitas Jaringan 4G, Layanan Makin Mantap

Avatar

Published

on

Ilustrasi Indosat Ooredoo

MEDIA EMITEN – Indosat Ooredoo menambah kapasitas jaringan 4G berkualitas video untuk memudahkan masyarakat Indonesia tetap bisa bersilaturahmi secara virtual dengan keluarga, teman, dan kolega tanpa perlu keluar rumah.

Penambahan kapasitas jaringan 4G ini menurut Director and Chief Operating Officer Indosat Ooredoo, Vikram Sinha, untuk meningkatkan kualitas pelayanan menyambut Lebaran.

Baca Juga: Indosat Ooredoo Catat Kenaikan Trafik Layanan Data Saat Hari Raya Idul Fitri

Menurutnya, , perseroan berkomitmen untuk terus mendukung pemerintah dan masyarakat Indonesia di masa yang penuh tantangan ini dengan menyediakan produk dan layanan terbaik bagi pelanggan.

Apalagi menjelang Lebaran, kebutuhan telekomunikasi pelanggan akan semakin meningkat meskipun dengan pergerakan terbatas.

“Kami bertekad menjaga kualitas jaringan agar terus optimal baik di perkotaan maupun pedesaan, karena di masa ini silaturahmi menjadi yang terpenting meskipun dilakukan secara virtual,”ujar Vikram dalam keterangan tertulis yang dikutip mediaemiten.com.

Menghadapi kebutuhan telekomunikasi pelanggan yang terus meningkat, tahun ini Indosat Ooredoo telah membangun jaringan 4G berkualitas video dengan jauh lebih cepat dari yang direncanakan.

Lebih dari 50% rencana site baru 2021 sudah selesai dibangun di kuartal pertama.

Tidak hanya itu saja, lebih dari 32% rencana peningkatan kapasitas jaringan dan lebih dari 33% rencana fiberisasi berhasil dieksekusi dalam periode yang sama.

Indosat Ooredoo secara konsisten mengembangkan kualitas dan kapasitas jaringan di seluruh Indonesia untuk melayani kebutuhan telekomunikasi masyarakat, yang sebagian besar masih melakukan aktivitas bekerja dan bersekolah dari rumah, terlebih saat menjelang Lebaran.

Dalam satu tahun terakhir, trafik data tercatat naik sekitar 50% di kuartal pertama 2021 dibandingkan perode yang sama tahun lalu.

Kecepatan unduh rata-rata juga meningkat hampir 50%.

Berbekal pengalaman di masa Ramadan dan Lebaran tahun sebelumnya, Indosat Ooredoo melakukan penanganan khusus terhadap area-area dengan peningkatan trafik tertinggi selama Lebaran, seperti Botabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung.

Hal ini dilakukan dengan dukungan model operasi digital berbasis Artificial Intelligence (AI) dan otomatisasi yang dicanangkan sejak tahun lalu.

Baca Juga: PGN Jamin Pasokan Gas Aman Selama Lebaran

Indosat Ooredoo berkomitmen bahwa kenaikan trafik telekomunikasi khususnya data akan diimbangi dengan kinerja jaringan 4G berkualitas video yang prima.

Terbukti di awal Ramadan kecepatan unduh rata-rata berhasil meningkat 6% di tengah kenaikan trafik data sebesar 8% dibandingkan hari biasa. (BAN)


Continue Reading

Trending